GettyEks-Pelatih Manchester United Ruben Amorim Tanpa Sengaja Bantu Manchester City & Pep Guardiola
Kesuksesan Amorim dan Viana di Sporting
Ruben Amorim dan Hugo Viana menikmati periode emas bersama Sporting di Liga Portugal. Duo ini mendatangkan sejumlah pemain kunci seperti Viktor Gyokeres, Morten Hjulmand, dan Pedro Porro, sekaligus membangun reputasi Amorim sebagai salah satu pelatih paling menjanjikan di Eropa. Pada musim pertamanya, ia langsung mempersembahkan gelar Liga Portugal 2020/21.
Viana juga berperan penting atas penjualan nama-nama seperti Porro, Matheus Nunes, Joao Palhinha, Nuno Mendes, dan Manuel Ugarte, yang secara total menghasilkan pemasukan lebih dari €200 juta bagi klub. Keduanya kemudian melanjutkan karier ke Liga Inggris, dengan Amorim ditunjuk sebagai pelatih Manchester United pada November 2024, sementara Viana menyusul dan mengambil alih posisi Txiki Begiristain di Manchester City pada akhir musim 2024/25.
Manchester CityAmorim membantu Manchester City?
Menurut BBC Sport, mantan direktur sepakbola Man City Txiki Begiristain secara langsung memilih Viana sebagai penerusnya di Etihad Stadium. Keduanya bekerja bersama selama enam bulan sebelum Viana resmi mengambil alih jabatan tersebut. Hubungan dekat Viana dengan Amorim disebut sebagai salah satu faktor utama yang membuatnya cepat beradaptasi di Manchester, bahkan istri mereka dikenal sebagai sahabat dekat.
Selama masa transisi itu, Begiristain dan Viana berkolaborasi dalam sejumlah transfer penting, menghadirkan pemain seperti Nico Gonzalez, Abdukodir Khusanov, dan Omar Marmoush ke Etihad. Setelah Begiristain mundur, Viana melanjutkan pekerjaannya dengan mengamankan talenta papan atas lainnya, termasuk berperan kunci dalam merekrut Marc Guehi dari Crystal Palace dengan nilai £20 juta.
Viana mengungkapkan kepuasannya setelah transfer tersebut rampung kepada media klub: “Jelas bahwa Marc adalah salah satu bek terbaik di sepakbola Inggris dalam beberapa waktu terakhir, jadi kami sangat senang bisa membawanya ke Manchester City. Saya merasa kami merekrut talenta besar yang akan membantu kami berkembang. Usianya baru 25 tahun, tetapi ia sudah menunjukkan kualitas kepemimpinan, profesionalisme yang luar biasa, dan hasrat besar untuk terus berkembang. Dia kuat, memiliki kualitas bertahan yang istimewa, cerdas membaca permainan, serta membawa energi dan semangat setiap kali melangkah ke lapangan. Saya sangat senang karena dia memilih bergabung dengan kami. Marc sedang memasuki masa puncak kariernya, dan saya yakin para penggemar Man City tak sabar melihat seberapa hebat dia dengan seragam biru langit.”
Manchester City bersiap menjalani musim panas yang sibuk
Meski Amorim telah meninggalkan Manchester United setelah hanya 14 bulan menjabat, Viana tetap bertahan di Manchester City dan diperkirakan akan menghadapi musim panas yang padat. John Stones dan Bernardo Silva akan habis kontrak di akhir musim dan berpotensi hengkang. Masa depan Nathan Ake juga masih belum pasti, begitu pula para pemain yang dipinjamkan seperti Manuel Akanji, Jack Grealish, dan Kalvin Phillips.
Tugas Viana adalah memastikan Man City mendapatkan pengganti berkualitas demi menjaga ambisi meraih trofi pada musim 2026/27. Musim panas 2026 nanti juga bisa membawa perubahan di kursi manajer, dengan Pep Guardiola santer dikabarkan berpeluang pergi. The Citizens diyakini sudah menyusun daftar calon pengganti yang mencakup Xabi Alonso, Enzo Maresca, dan Cesc Fabregas.
Getty Images SportApa selanjutnya bagi Manchester City?
Manchester City kini tertinggal enam poin dari Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris, namun akan berusaha kembali ke jalur kemenangan akhir pekan ini. Arsenal dijadwalkan menghadapi Sunderland pada Sabtu (7/2), sementara Man City bertandang ke Anfield untuk menantang Liverpool keesokan harinya..
Iklan



