Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
Manchester United v AS Roma - UEFA Champions League 2026/27 League Phase MD4Getty Images Sport
Diterjemahkan oleh

Sulit dipercaya, Roma sempat unggul 2-0, tetapi kalah 3-2 dari Manchester United. Dua gol Cunha menjadi penentu

Roma yang sulit dipercaya. Tampil apik, berani mengambil inisiatif, dan dominan pada babak pertama, tetapi sulit dipahami, ketakutan, dan akhirnya kalah pada babak kedua. Mereka kembali kehilangan keunggulan, sehingga rencana untuk lolos menjadi lebih rumit. Di Old Trafford, menghadapi Manchester United yang tidak pernah menang dalam 10 pertandingan, Roma kalah 3-2 setelah menjalani babak pertama yang spektakuler dan menutupnya dengan keunggulan dua gol berkat Soulé dan penalti Malen. Pada babak kedua, kelelahan dan gempuran United membuat permainan Roma meredup. Kesalahan individu pun harus dibayar mahal.

Sepanjang 45 menit pertama, hanya suara suporter Roma yang terdengar karena Roma menampilkan versi terbaik mereka, seperti di liga. Dua gol tercipta: Soulé mencetak gol lewat umpan brilian Mora, sedangkan Malen menuntaskan penalti yang diberikan setelah Heaven melakukan handball saat menghalau tembakan Soulé. Selain itu, Roma setidaknya memiliki tiga peluang mencetak gol lainnya. United lamban dan gugup. Satu-satunya ancaman mereka adalah tembakan Mainoo yang mampu diatasi Vasquez, kiper ketiga yang menjadi starter karena Svilar dan Gollini cedera. Gollini absen akibat masalah punggung.

Babak kedua menjadi cerita yang sama sekali berbeda. United menyerang tanpa henti, sementara Roma, yang memasukkan Pisilli untuk menggantikan Mora, tak pernah mampu melancarkan serangan balik. Cunha dengan cerdik mendapatkan penalti yang membuka kembali pertandingan (Vasquez menepis percobaan pertama Bruno Fernandes dari titik putih, tetapi Cristante masuk ke kotak penalti sebelum tendangan dilakukan. Pemain asal Portugal itu tidak menyia-nyiakan kesempatan keduanya dan mengecoh kiper asal Kolombia tersebut). Semenit kemudian, tembakan Mbeumo dua kali membentur tiang dan membuat Roma ketar-ketir. Pertandingan berlangsung di satu sisi lapangan, dan United mencetak dua gol dalam tiga menit, keduanya lewat Cunha: gol pertama berawal dari kesalahan Balerdi, yang gagal menyentuh bola dan memberi pemain asal Brasil itu kesempatan untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pada gol kedua, mantan pemain Atletico Madrid itu kembali mengalahkan Vasquez dengan tembakan ke tiang dekat. Menjelang akhir pertandingan, Cunha diusir setelah menerima dua kartu kuning (yang pertama karena melepas jerseynya seusai mencetak gol, yang kedua karena tekel keras terhadap Balerdi). Gempuran terakhir Roma tidak membuahkan hasil. United menang, sementara Roma kembali kalah setelah sempat unggul.

  • MOMEN-MOMEN PENTING

    BABAK KEDUA

    91' Cunha diusir: sudah mengantongi kartu kuning (kartu kuning pertama karena melepas jerseynya setelah gol 3-2), ia terlambat melakukan tekel terhadap Balerdi. Dua kartu kuning berarti kartu merah.

    86' GOL MANCHESTER UNITED: lini pertahanan Roma kembali salah bergerak. Cunha masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras dari sudut sempit ke tiang dekat. Vasquez terkejut dan gagal menepisnya. Manchester United berbalik unggul!

    83' GOL MANCHESTER UNITED: Bruno Fernandes mengirim umpan silang dari kiri, Balerdi gagal menyentuh bola, dan Cunha memanfaatkan kesalahan itu untuk menaklukkan Vasquez.

    59' Peluang luar biasa bagi Manchester United! Mbeumo berlari dari posisi onside, melewati Vasquez, tetapi tembakannya membentur satu tiang gawang lalu tiang lainnya.

    58' PENALTI DIULANG, FERNANDES MENCETAK GOL: Cristante, yang menyapu bola pantul hasil tepisan Vasquez, masuk ke kotak penalti sebelum Bruno Fernandes menendang bola. VAR menghentikan permainan dan penalti diulang. Bruno Fernandes tak melakukan kesalahan, mengecoh kiper asal Kolombia itu.

    56' VASQUEZ MENEPIS PENALTI BRUNO FERNANDES!: Cunha terkena sentuhan Mancini di kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih. Bruno Fernandes mengarahkan tembakannya ke sisi berlawanan, tetapi Vasquez menepisnya dengan telapak tangan terbuka. Cristante kemudian menyapu bola.

    BABAK PERTAMA

    45' Aksi apik Malen memperdaya Heaven sebelum ia melepaskan tembakan menyilang dengan kaki kanan. Lammens menepisnya, lalu menggagalkan upaya Mora.

    40' Balerdi menyundul bola dari sepak pojok yang diambil Mora, tetapi Lammens menangkapnya tanpa kesulitan.

    18' GOL ROMA: Malen mengecoh Lammens, eksekusi penalti sempurna.

    17' PENALTI UNTUK ROMA: tembakan Soulé diblok dengan lengan oleh Heaven di kotak penalti. Penalti yang jelas

    11' GOL ROMA: Manchester United kehilangan bola secara fatal di tengah lapangan. Malen mengoper kepada Mora, yang mengalihkan bola ke sisi lain dan menemukan Soulé sendirian di kotak penalti. Tembakan kaki kirinya tak mampu dibendung Lammens.

  • RINGKASAN PERTANDINGAN DAN SUSUNAN PEMAIN RESMI

    Manchester United-Roma 3-2

    Pencetak gol: 11' Soulé (R), 18' penalti Malen (R), 58' penalti Fernandes (M), 83' dan 86' Cunha (M)

    Manchester United (3-4-2-1): Lammens; Yoro, Maguire (88' de Ligt), Heaven (75' Martinez); Dalot, Baleba (51' Tielemans), Mainoo, Diallo (75' Lacey); Mbeumo, Bruno Fernandes (88' Mount); Cunha. Pelatih: Carrick.

    Roma (3-4-2-1): Vásquez; Mancini (75' Ghilardi), Balerdi, Hermoso (75' NDicka); Rensch (21' Lulli), Cristante, De Roon, Wesley; Soulé, Rodrigo Mora (46' Pisilli); Malen (78' Castro). Pelatih: Gasperini.

    Wasit: Gil Manzano

    Kartu kuning: Soulé (R), Fernandes (R), Lulli (R), Malen (R), Heaven (M), Maguire (M)

    Kartu merah: Cunha (M)

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google