Getty ImagesDitolak Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer Punya Kerjaan BARU: Awasi Arne Slot Yang Sedang Tertekan Di Liverpool
AFPSolskjaer kembali menjalankan tugas UEFA
Sejak dipecat Manchester United pada 2021, Ole Gunnar Solskjaer menjadi bagian dari tim pengamat teknis UEFA yang bertugas secara bergiliran. Peran tersebut sempat ia tinggalkan sementara ketika menangani Besiktas pada 2025. Kini, Solskjaer kembali menjalani tugasnya sebagai pengamat pertandingan, dimulai dengan laga Liga Champions Liverpool vs Qarabag di Anfield, Kamis (29/1) dini hari WIB.
The Reds membutuhkan kemenangan untuk memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar. Sementara itu, posisi Arne Slot sebagai pelatih kepala masih berada di bawah tekanan, menyusul performa buruk Liverpool dalam mempertahankan gelar Liga Inggris.
Manajer tanpa klub jadi andalan UEFA
UEFA kerap menunjuk pelatih berpengalaman yang sedang tidak menangani klub untuk menjalankan peran sebagai pengamat teknis. Mereka diminta menyusun laporan untuk dipublikasikan mengenai jalannya pertandingan, termasuk detail taktik yang menonjol. Baru-baru ini, mantan manajer Tottenham Ange Postecoglou memberikan ulasan positif terhadap Arsenal setelah menyaksikan kemenangan 3-1 mereka atas Inter Milan. Uniknya, Michael Carrick juga pernah mengisi peran yang sama setelah pelatih interim The Red Devils itu dipecat oleh Middlesbrough pada 2025.
Solskjaer tetap berhubungan dengan Carrick terkait Manchester United
Solskjaer sempat berharap bisa kembali menangani Manchester United, setidaknya hingga akhir musim, namun dewan klub memilih Carrick yang dinilai lebih taktis. Pilihan itu sejauh ini terbayar, dengan Carrick membawa MU meraih dua kemenangan monumental atas dua tim teratas Liga Inggris, menang 2-0 atas Manchester City dan 3-2 di kandang Arsenal.
Sebelum menang di Emirates Stadium, Carrick mengungkapkan bahwa ia sempat berbincang dengan Solskjaer, dengan berkata: “Ya, saya berbicara dengannya. Kami sangat dekat. Kami sudah melewati banyak hal bersama, jadi dia sepenuhnya mendukung, seperti yang bisa Anda bayangkan. Dia sosok yang luar biasa dan sangat saya hormati. Dia mendoakan yang terbaik dan senang kami mendapatkan hasil yang tepat.”
Carrick menambahkan bahwa Solskjaer "selalu ada jika saya membutuhkannya" tetapi mengakui bahwa dirinya "bukan tipe yang suka merepotkan banyak orang."
Getty Images SportManchester United berkembang di bawah Carrick tetapi waspada ulangi peristiwa Solskjaer
Carrick sudah menorehkan dua hasil besar sejak kembali ke bangku cadangan Old Trafford, mengingatkan publik pada periode 2021 ketika ia juga sempat tak terkalahkan dalam tiga laga sebagai pelatih interim usai Solskjaer dipecat. Namun, perdebatan muncul soal apakah Carrick layak mendapat jabatan permanen, seperti yang dialami Solskjaer pada 2019.
Roy Keane berpendapat tegas: “Saya rasa meskipun Man United menang di setiap laga hingga akhir musim, saya tetap tidak akan memberinya pekerjaan itu. Mereka butuh manajer yang lebih besar dan lebih bagus. Sesederhana itu.”
Gary Neville menambahkan: “Saya tidak percaya dia adalah sosok yang bisa membawa Manchester United kembali menjuarai Liga Inggris. Menurut saya, sudah tepat Carrick menyelesaikan musim ini, lalu menyerahkan tongkat estafet kepada sosok kelas dunia seperti Thomas Tuchel atau Carlo Ancelotti. Itulah tugasnya sekarang.”
Namun, mantan rekan setim ketiganya, Rio Ferdinand, justru membela Carrick dan mengecam pandangan tersebut. “Michael Carrick datang, mengangkat kerah mantel panjangnya, dan berkata: ‘Dengar, teman-teman, dukung saya. Saya akan membangun struktur yang sesuai dengan pemain yang kami miliki, kami akan sulit dikalahkan, kami akan bekerja keras, dan kami akan menjadi ancaman. Oh omong-omong, dua laga pertama saya? Man City dan Arsenal',"
“Dia mengamankan enam poin! Lalu orang-orang bilang, apa pun yang dia lakukan, Michael Carrick tak pantas mendapat kesempatan melatih Manchester United. Kalian ini datang dari mana? Kurang ajar sekali. Bagaimana bisa seseorang bilang, apa pun yang dilakukan orang ini, dia tak layak memegang kendali Man United? Atas dasar apa Anda mengatakan itu? Itu omong kosong.”
Iklan

