FBL-ENG-PR-MAN UTD-WOLVESAFP

"Tak Mau Main Sepakbola Lagi" - Bek Manchester United Lisandro Martinez Pertimbangkan PENSIUN!

  • Lisandro Martinez hampir menyerah

    Bek tengah Manchester United itu secara terbuka menceritakan pergulatan mental berat yang ia alami selama setahun terakhir, periode yang nyaris membuatnya menggantung sepatu. Dalam wawancara jujur bersama AFA Estudio, pemain 27 tahun yang dijuluki 'Si Jagal' itu mengungkap bagaimana cedera membuatnya terus bergulat dengan rasa putus asa dan kehilangan motivasi untuk kembali ke lapangan.

    Pengakuan Lisandro Martinez ini dilontarkan setelah periode kelam terkait kebugarannya. Ia baru kembali bermain pada akhir November, setelah sembilan bulan menepi akibat cedera ACL yang dideritanya saat Man United kalah 2-0 dari Crystal Palace di Old Trafford, Februari kemarin. Bagi pemain yang tumbuh dengan permainan penuh intensitas, duel fisik, dan agresivitas, proses rehabilitasi yang panjang dan sepi itu menjadi ujian mental paling berat dalam kariernya.

    “Rasanya seperti bukan pesepakbola lagi,” ujar Martinez. “Merasakan sakit dan berpikir tidak akan pernah bermain sepakbola lagi. Ketidakseimbangan mental dan fisik yang, jujur saja, kalau saya mengingatnya sekarang, saya sendiri tidak tahu bagaimana bisa melewatinya.”

    Pemenang Piala Dunia 2022 itu bahkan mengakui bahwa keinginan untuk berhenti bermain muncul di awal masa pemulihan. “Dua atau tiga minggu pertama, terus terang saya sudah tidak ingin bermain sepakbola lagi,” katanya. “Tapi kemudian mulai lebih sadar, saya mendapatkan dukungan.”

  • Iklan
  • Manchester United v Newcastle United - Premier LeagueGetty Images Sport

    Rentetan cedera dan final yang terlewat

    Cedera ACL tersebut hanyalah satu bab dari rangkaian kemalangan yang dialami mantan pemain Ajax itu sejak bergabung dengan Man United pada Juli 2022. Sebelumnya, pada April 2023, Martinez juga mengalami patah tulang metatarsal saat menghadapi Sevilla di Liga Europa. Cedera itu memaksanya menjalani dua operasi dan menepi total selama sekitar 180 hari dalam dua periode berbeda, mengganggu periode adaptasinya di Old Trafford.

    Timing cedera-cedera itu terasa semakin menyakitkan karena terjadi di momen-momen krusial. Martinez cuma bisa menyaksikan dari tribun ketika rekan-rekan satu timnya kalah dari Manchester City di final Piala FA 2023. Cedera lutut yang dialaminya Februari lalu juga membuatnya absen saat The Red Devils kembali gagal di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pada Mei lalu.

  • Kebangkitan Martinez

    Martinez menyebut kembalinya ia ke lapangan tak lepas dari bantuan psikolog serta proses refleksi terhadap nilai-nilai yang ia pegang. Ia sadar bahwa menyerah adalah jalan paling mudah, dan justru itulah yang ia tolak. Ia mencari bantuan untuk membangun kembali ketahanan mentalnya seiring dengan kekuatan fisiknya.

    “Tidak boleh memilih jalan termudah. Jalan termudah itu menyerah, selesai,” tuturnya. “Justru dalam kesulitanlah karakter sejati seseorang terlihat. Saya kembali terhubung dengan diri saya sendiri, dengan akar saya, dengan siapa saya sebenarnya dan nilai-nilai yang saya pegang. Saya memberikan segalanya, hari demi hari.”

    Ia menggambarkan rehabilitasi bukan sekadar proses medis, melainkan pertempuran harian. “Bagi saya, setiap hari adalah pertandingan. Pertandingan saya ada di gym,” katanya. Martinez juga menekankan pentingnya terapi mental, mengaku bekerja dengan psikolog untuk berkembang “di semua aspek”.

    “Saya berpegangan pada orang-orang di sekitar saya—keluarga, teman-teman,” tambahnya.

  • Coventry City FC v Middlesbrough FC - Sky Bet ChampionshipGetty Images Sport

    Siap tempur di derbi Manchester

    Kini Martinez menyatakan dirinya telah pulih sepenuhnya dan “merasa luar biasa”, dan tak sabar menebus waktu yang hilang. Ia menjalani comeback emosional dalam kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park—lawan yang sama ketika cedera itu menghantamnya sembilan bulan sebelumnya, menutup lingkaran mimpi buruk tersebut.

    “Seiring waktu berjalan, saya melihat hasilnya. Saya melihat diri saya semakin kuat,” ujarnya berseri-seri. “Sekarang, di lapangan, saya merasa sangat baik. Semua berkat hari-hari penuh penderitaan itu, hari-hari ketika saya memilih untuk tidak menyerah. Hari ini hasilnya terlihat.”

    Meski kariernya sempat tersendat oleh cedera, Martinez telah mencatatkan 101 penampilan dan tiga gol untuk Man United, serta tetap menjadi figur penting di Old Trafford. Kembalinya sang bek menjadi suntikan besar bagi pelatih anyar Michael Carrick di tengah musim yang penuh tantangan.

    Martinez diprediksi memegang peran krusial akhir pekan ini saat Manchester United menjamu sang tetangga, Manchester City. Setelah melewati “perjuangan tanpa henti”-nya, publik Old Trafford berharap sang pejuang lini belakang bisa menyalurkan kekuatan barunya untuk meredam The Citizens.

0