Liverpool v Manchester United - Premier LeagueGetty Images Sport

Unik! Manchester United Sempat Interviu Manajer Liga Inggris Ini Di Garasi Rumah Sebelum Tunjuk Ruben Amorim

  • Thomas Frank diwawancara Manchester United di garasi rumah

    Thomas Frank membeberkan bahwa ia menjalani wawancara resmi dengan Manchester United pada musim panas 2024. Uniknya, pertemuan itu diadakan di garasi rumah milik co-owner Setan Merah, Sir Jim Ratcliffe. Saat itu, Man United tengah mencari calon pengganti Erik ten Hag, meski perubahan baru dilakukan enam bulan kemudian. Pada hari yang sama, Frank juga kembali ke London untuk bertemu Chelsea, yang pada akhirnya menunjuk Enzo Maresca.

    Kiprah [elatih asal Denmark itu, yang saat itu masih menangani Brentford, memang dianggap sebagai salah satu kisah sukses di Liga Inggris setelah membawa The Bees naik ke kasta tertinggi dan menjadikan mereka tim papan tengah yang stabil. Prestasinya membuat dua klub besar itu memasukkannya ke radar sebagai bagian dari proses pencarian manajer baru. Namun, meski MU dan Chelsea mengagumi kinerja Frank di Brentford, wawancara yang digelar tidak berujung pada tawaran pekerjaan.

    Lebih jauh, Frank menjelaskan bahwa pertemuan dengan Ratcliffe terjadi ketika skuad Manchester United sedang dalam perjalanan ke London untuk final Piala FA — laga yang kemudian mereka menangi 2-1 atas Manchester City. Kemenangan itu memperpanjang napas Ten Hag di Old Trafford sebelum ia akhirnya digantikan Ruben Amorim pada November. Frank sendiri bertahan di Brentford hingga Tottenham mengaktifkan klausul rilisnya pada 2025.

  • Iklan
  • Tottenham Hotspur v F.C. Copenhagen - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD4Getty Images Sport

    Dua wawancara besar dalam satu hari

    Berbicara kepada media Denmark TV2, Frank mengisahkan betapa absurdnya pengalaman hari itu: “Bisa duduk dan berbicara dengan dua dari 10 klub terbesar di dunia — hanya selang dua jam — itu sungguh unik.”

    Ia menambahkan: “Saya tahu saya tidak mendapat kedua pekerjaan tersebut, tapi rasanya tetap luar biasa. Saya ingat berjalan melewati Battersea Park di tengah dua wawancara itu sambil berpikir: ‘Thomas Frank dari Frederiksvaerk — apa benar saya sedang mengalami ini?’”

  • Tottenham Hotspur v Aston Villa - Premier LeagueGetty Images Sport

    Akhirnya mendapat lompatan besar bersama Tottenham

    Kisah Frank itu akan dimuat dalam buku barunya, Diary from the Premier League: The Story of Denmark’s Greatest Coach, yang menelusuri perjalanannya dari sepakbola Denmark hingga menangani klub di liga terbesar di Eropa. Buku itu juga menyoroti cerita dirinya dipertimbangkan dua klub yang secara finansial dan historis mendominasi sepakbola modern. Bagi Frank, peristiwa tersebut bukan tentang kegagalan, melainkan validasi bahwa kerja kerasnya benar-benar diperhatikan di luar Brentford.

    Pada tahun berikutnya, Frank akhirnya mendapatkan lompatan besar itu. Tottenham Hotspur memecat Ange Postecoglou setelah hanya mampu finis ke-17 di Liga Inggris 2024/25 dan langsung mengaktifkan klausul Frank pada musim panas. Manajer 52 tahun itu resmi mengambil alih tampuk kepelatihan Spurs pada Juni 2025 dan mengawali musim dengan catatan lima kemenangan dan tiga kekalahan dari 11 pertandingan yang membawa Spurs bersaing di empat besar.

  • Perjalanan Frank di Tottenham sejauh ini

    Di bawah arahan Frank, Tottenham belum terkalahkan di Liga Champions dan kini bersiap menghadapi ujian besar melawan sang musuh bebuyutan, Arsenal, setelah jeda internasional. Struktur permainan serta intensitas khas sang pelatih mulai terlihat dalam performa tim. Sementara itu, Manchester United kini sepenuhnya berada di bawah komando Amorim dan mulai menemukan ritme setelah terseok-seok sejak musim lalu.

0