Mantan gelandang Manchester United Anderson dikabarkan terancam hukuman penjara karena menunggak tunjangan anak. Pria berusia 37 tahun itu bisa dijatuhi hukuman kurungan 30 hari di Brasil jika tidak segera melunasi tunjangan senilai £142 ribu (sekitar Rp3,2 miliar). Putusan ini diambil oleh hakim pengadilan keluarga di Porto Alegre pada awal September, meski baru terungkap belakangan ini.
Kehidupan Anderson berubah setelah sepakbola
Anderson mengorbit saat membela Manchester United, di mana ia mencatatkan 181 penampilan dan mengoleksi empat gelar Liga Primer Inggris plus satu trofi Liga Champions. Namun, setelah pensiun pada 2020, hidupnya justru dihantui kasus-kasus hukum. Di tahun yang sama, ia dituduh terlibat dalam pencucian uang £4,7 juta lewat skema mata uang kripto. Kini, skandal baru kembali mencuat.
Iklan
Getty Images Sport
Anderson terancam masuk bui
Menurut laporan media Brasil, Anderson diwajibkan membayar sekitar £142.000 (Rp3,2 miliar) berdasarkan keputusan pengadilan pada 3 September. Jika gagal melakukannya, ia akan dijebloskan ke sel tahanan dengan pengawasan ketat dalam sistem “rezim tertutup”. Angka tersebut merupakan tunggakan tunjangan sembilan anak, terutang per 28 Juli 2025.
Hukuman yang menanti
Menurut laporan, jika kapasitas penjara penuh, Anderson bisa ditempatkan dalam skema alternatif yang lebih longgar. Ia tetap menjalani hukuman, tetapi dengan kesempatan melakukan aktivitas terbatas seperti studi atau kerja sosial di siang hari sebelum kembali ke sel pada malam hari.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Mantan pemain Internacional itu, yang sempat meraih delapan caps bersama timnas Brasil, hingga kini belum memberi pernyataan resmi. Jika tak mematuhi keputusan pengadilan, eks bintang Gremio itu bisa segera merasakan dinginnya jeruji besi.