- Manchester City nyaris bangkrut pada 2005
- Harus jual satu pemain demi selamatkan keuangan
- Kini berstatus juara dunia
Getty ImagesJika Tak Jual Pemain Ini, Manchester City Bisa Bangkrut
APA YANG TERJADI?
Kekayaan Uni Emirat Arab serta kepemimpinan Pep Guardiola mengantarkan Manchester City menjadi salah satu klub tersukses di dunia di era modern. Terakhir, mereka dinobatkan sebagai juara dunia dengan menjuarai Piala Dunia Antarklub 2023, setelah memenangi treble di musim 2022/23.
Tetapi, The Citizens sempat dihadapkan pada situasi katastropik sebelum diakuisisi Sheikh Mansour pada 2008.
Getty ImagesMAN CITY NYARIS BANGKRUT?
Stuart Pearce dipermanenkan sebagai pelatih Man City pada 2005 setelah kinerja yang impresif sebagai karteker. Namun, saat itu situasi klub benar-benar kacau balau, dan Pearce mengklaim bahwa mereka bisa saja bangkrut andai saat itu tak menjual Shaun Wright-Phillips, yang mencetak 10 gol dalam 34 pertandingan EPL pada 2004/05, ke Chelsea.
Pearce berkata pada talkSPORT: "Saat saya menjabat manajer Manchester City... saya sadar betul dengan situasi keuangan klub. Jujur, saat itu bisa dibilang bangkrut."
"Dua pekan sebelum musim dimulai, CEO menghubungi saya pada hari Jumat dan berkata, 'Kita mendapat tawaran £21 juta. Akan dibayar tunai oleh Chelsea pada Senin pagi dan jika Anda tak menjualnya, klub ini akan bangkrut'."
TERLEBIH
Pearce pada akhirnya menyetujui kepergian Wright-Phillips ke Chelsea, dan ia menambahkan bahwa transparansi komunikasi menjadi faktor kunci yang menyelamatkan situasi Man City.
"Sebelum pembicaraan itu saya sudah sepenuhnya tahu bahwa di situasi ini, klub lebih diutamakan daripada saya, CEO, atau siapa pun," imbuhnya. "Buat saya yang terpenting adalah menyampaikan situasi ini. Katakan pada suporter 'Begini, kondisi kami sedang seperti ini, sebagai klub, kami tidak punya uang'."
"Enam bulan sebelumnya kami terpaksa menjual [Nicolas] Anelka, lalu terpaksa menjual Shaun Wright-Phillips, tapi klub harus diselamatkan dan harus bertahan di Liga Primer Inggris."
@GettySELANJUTNYA UNTUK MANCHESTER CITY?
Namun segala keresahan tentang situasi keuangan sirna semenjak The Citizens menjadi milik dedengkot Abu Dhabi, dan kini mereka menjelma hegemon di kancah sepakbola Eropa. Setelah menjuarai Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub musim ini, armada Guardiola akan berusaha untuk mempertahankan gelar Liga Primer Inggris, Piala FA, serta Liga Champions yang mereka menangkan musim lalu.



