"Itu adalah gol favorit saya. Saya pun tak menyangka, betapa banyak waktu dan ruang yang saya miliki," tuturnya kepada reporter.
"Ketika saya mendapatkan bola, saya menyentuhnya lalu menyentuhnya lagi, sampai saya berpikir, 'pada kemana sih pemain [MU]?'," kenang Palmer.
"Lalu ada banyak pemain [Chelsea] di sana, jadi saya berpikir jika 'saya menembak tepat sasaran dengan keras, saya punya peluang'," cerita Palmer.
"Ketika saya mendapatkannya, mereka [MU] menunjuk sambil berkata 'kawal dia', dan tak ada satu pun dari mereka datang untuk melakukan hal tersebut," jelasnya mengenai bagaimana gol itu bisa terjadi.