Getty Images SportKejutan Bursa Transfer: Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam, Kiper Timnas Indonesia Pulang Ke Eredivisie Dengan Kontrak Hingga 2029
Detail Transfer dan Kontrak Jangka Panjang
Ajax Amsterdam secara resmi mencapai kesepakatan untuk memboyong Maarten Paes dari klub MLS, FC Dallas. Berdasarkan laporan media Belanda, kiper berusia 27 tahun tersebut akan segera menandatangani kontrak berdurasi tiga setengah tahun di Johan Cruijff ArenA. Kesepakatan ini akan mengikat Paes di Amsterdam hingga pertengahan tahun 2029.
Langkah Ajax ini terbilang serius, mengingat mereka bersedia mengeluarkan biaya transfer yang dilaporkan melebihi satu juta euro. Angka ini cukup relevan mengingat nilai pasar Paes yang ditaksir mencapai 1,5 juta euro menurut data Transfermarkt. Proses administrasi dan penandatanganan kontrak dikabarkan sudah siap untuk segera dirampungkan.
Kedatangan Paes menambah daftar aktivitas belanja Ajax yang sibuk memperkuat skuad dalam beberapa pekan terakhir. Meski awalnya posisi penjaga gawang tidak terlihat sebagai prioritas utama, manajemen klub bergerak cepat mengamankan tanda tangan Paes begitu peluang terbuka, menegaskan ambisi mereka untuk stabilisasi tim di masa depan.
Alasan Strategis di Balik Perekrutan
Keputusan Ajax merekrut Paes didasari oleh kebutuhan mendesak untuk mengamankan sektor penjaga gawang untuk jangka panjang. Saat ini, gawang Ajax dikawal oleh Vitezslav Jaros, namun kiper tersebut hanya berstatus pinjaman dan dipastikan akan kembali ke klub asalnya, Liverpool, setelah musim ini berakhir.
Selain faktor Jaros, Ajax juga menghadapi ketidakpastian dengan kiper senior mereka, Remko Pasveer. Di usia yang telah menginjak 42 tahun, Pasveer sebelumnya telah mengindikasikan peluang besar bahwa ia akan gantung sarung tangan atau pensiun setelah kompetisi musim ini selesai.
Oleh karena itu, kehadiran Paes diproyeksikan untuk mengisi kekosongan yang akan ditinggalkan oleh kedua kiper tersebut. Ajax membutuhkan sosok kiper yang berpengalaman namun masih memiliki masa karier yang panjang untuk menjadi tumpuan pertahanan terakhir klub dalam beberapa tahun ke depan.
Jejak Karier dan Statistik Paes
Paes bukanlah wajah baru di sepakbola Belanda. Ia memulai debut profesionalnya sebagai kiper di NEC Nijmegen pada 2016 sebelum pindah ke FC Utrecht pada 2018. Setelah beberapa musim di Eredivisie, ia membuat langkah berani dengan pindah ke Amerika Serikat pada Januari 2022, awalnya sebagai pemain pinjaman sebelum dipermanenkan oleh FC Dallas.
Selama berkarier di Major League Soccer (MLS), performa Paes terbilang solid dan konsisten. Ia tercatat tampil sebanyak 114 kali untuk FC Dallas. Dari total penampilan tersebut, ia berhasil menorehkan catatan impresif dengan 23 kali clean sheet atau tanpa kebobolan, membuktikan kualitasnya di liga internasional.
Meski sempat mengalami cedera hamstring yang membuatnya absen di akhir musim lalu, rekam jejaknya tetap menarik minat Ajax. Dengan pengalaman bermain di dua benua berbeda, Paes dinilai memiliki kematangan mental dan teknis yang dibutuhkan untuk kembali bersaing di level tertinggi kompetisi sepakbola Belanda.
Faktor Jordi Cruyff dan Koneksi Indonesia
Transfer ini memiliki latar belakang menarik yang melibatkan sosok Jordi Cruyff. Sebagai direktur teknik Ajax, Cruyff disinyalir memegang peran kunci dalam memuluskan kepindahan ini. Menariknya, Cruyff juga memiliki jabatan lain sebagai penasihat untuk PSSI, yang menciptakan koneksi unik dalam transfer ini.
Status Paes sebagai pemain naturalisasi timnas Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri. Paes mengukir debutnya untuk skuad Garuda pada September 2024 dan sejak saat itu menjadi andalan di bawah mistar. Hingga berita ini diturunkan, ia telah mengoleksi sepuluh caps atau penampilan internasional bersama Indonesia.
Kombinasi antara kebutuhan klub dan pemahaman mendalam Cruyff terhadap potensi Paes—baik sebagai pemain klub maupun aset tim nasional—menjadikan transfer ini sangat strategis. Ini bukan hanya tentang memulangkan talenta Belanda, tetapi juga merekrut kiper internasional yang sedang naik daun di kancah sepakbola Asia.
Persaingan dan Tantangan di Bawah Fred Grim
Setibanya di Amsterdam, Paes tidak akan langsung melenggang mulus tanpa tantangan. Ia harus segera beradaptasi kembali dengan gaya sepakbola Belanda dan bersaing dengan stok kiper yang masih ada saat ini sebelum perubahan komposisi pemain terjadi di akhir musim.
Fokus utama juga tertuju pada bagaimana pelatih Fred Grim akan meracik strategi dengan kehadiran Paes. Hingga saat ini, belum ada kejelasan mendetail mengenai peran spesifik yang disiapkan Grim untuk Paes dalam waktu dekat, apakah langsung menjadi pilihan utama atau dirotasi secara bertahap mengingat ia baru pulih dari cedera.
Terlepas dari ketidakpastian taktis tersebut, kembalinya Paes ke Eredivisie adalah panggung pembuktian. Ia harus menunjukkan bahwa keputusannya merantau ke Amerika dan menjadi bagian penting timnas Indonesia telah mematangkannya menjadi kiper elite yang layak mengawal gawang klub sebesar Ajax.
Iklan