AFPStatistik horor bola mati Liverpool
Masalah bola mati terus menghantui Liverpool musim ini, merusak performa yang sebenarnya solid. Melihat tren yang tak kunjung membaik, The Reds akhirnya menilai perubahan tak lagi bisa ditunda. Di luar penalti, tidak ada tim Liga Primer Inggris yang kebobolan gol dari set-piece lebih banyak daripada Liverpool, dengan total 12 gol. Tendangan sudut menjadi titik paling rawan bagi Liverpool, hanya West Ham United yang kebobolan lebih banyak dari skema tersebut.
Di sisi lain lapangan, ancaman Liverpool dari bola mati juga jauh dari ideal. Rata-rata mereka hanya mencetak 2,4 gol per 100 situasi bola mati, lebih buruk dibanding semua klub EPL kecuali Brentford. Secara defensif, catatan mereka sama mengkhawatirkannya, dengan kebobolan 8,2 gol per 100 bola mati, hanya lebih baik dari Nottingham Forest.
AFPMomentum yang berulang kali terhenti
Dampak dari kelemahan ini terasa nyata dalam beberapa pekan terakhir. Dalam dua laga Liga Inggris beruntun melawan Tottenham Hotspur dan Wolverhampton Wanderers, Liverpool sempat nyaman unggul 2-0 dan terlihat sepenuhnya mengontrol pertandingan. Namun di kedua laga tersebut, gol dari bola mati mengubah alur permainan, memaksa tim asuhan Arne Slot menjalani akhir laga yang tegang alih-alih kemenangan meyakinkan.
Van Dijk menyuarakan kekecewaan
Aaron Briggs bergabung ke Anfield pada Juli 2024, awalnya sebagai staf Arne Slot di bidang pelatih pengembangan individu tim utama setelah kepergian Vítor Matos. Liverpool awalnya mencari pelatih spesialis bola mati, namun karena tak menemukan kandidat yang tepat, tanggung jawab itu diberikan kepada Briggs. Musim panas tahun lalu, The Reds mencoba merapikan struktur dengan menunjuk pelatih asal Brasil, Luiz Fernando Iubel, sebagai kepala pelatih individu, sehingga Briggs bisa fokus penuh pada bola mati. Namun, penyesuaian tersebut tak menghasilkan peningkatan sesuai harapan.
Sang kapten Virgil van Dijk pun tak menutup-nutupi frustrasinya. “Kami sudah bertahan sangat baik dalam banyak situasi bola mati. Tapi faktanya, kami kebobolan terlalu banyak dari situasi itu, dan itu menyakitkan,” ujarnya. “Kami harus memperbaikinya. Ini soal repetisi, latihan, analisis. Saya bisa bilang setidaknya sekitar 75 persen atau bahkan lebih masalahnya bukan di duel pertama, tapi fase kedua yang justru mematikan.”
Getty Images SportMenatap 2026 dengan optimisme
Liverpool belum menunjuk pengganti langsung Briggs. Untuk sementara, tanggung jawab bola mati akan ditangani bersama oleh staf pelatih yang ada di bawah arahan Arne Slot. Di lapangan, fokus kini beralih ke hasil. Liverpool dijadwalkan menjamu Leeds United di Anfield, Jumat (2/1), dengan target memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi delapan laga di semua kompetisi.
Iklan

