Arsenal v Chelsea - Carabao Cup Semi Final Second LegGetty Images Sport

"Baji**an!" - Liam Rosenior NGAMUK, Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea Di Semifinal Piala Liga

  • Rosenior ngamuk

    Liam Rosenior tertangkap kamera saat pemanasan sebelum laga leg kedua semifinal Piala Liga Chelsea kontra Arsenal. Dalam rekaman tersebut, ia terdengar berteriak: “Tetap di setengah lapanganmu! Tetap di setengah lapanganmu, ba**ngan! Tetap di sana, ba**ngan!”

    Kamera tidak memperlihatkan secara jelas siapa yang menjadi sasaran teriakan Rosenior. Namun setelah Chelsea kalah 1-0 di laga tersebut dan tersingkir dengan agregat 4-2, ia menegaskan bahwa kemarahannya bukan ditujukan kepada para pemain Arsenal.

    Manajer berusia 41 tahun itu justru menuding staf pelatih The Gunners yang menurutnya gagal menunjukkan rasa hormat kepada Chelsea dengan cara mereka menjalani pemanasan, hingga mengganggu persiapan timnya.

  • Iklan
  • FBL-ENG-PR-CHELSEA-WEST HAMAFP

    Penjelasan Rosenior

    Berbicara kepada wartawan, Rosenior menjelaskan dengan tegas: “Bukan para pemainnya. Saya orang yang menghargai lawan. Dalam pemanasan, masing-masing tim punya setengah lapangan sendiri.”

    “Saya tidak pernah meminta tim atau staf saya untuk masuk ke wilayah lawan. Di momen itu, saya merasa mereka tidak sepantasnya berada di sana (wilayah Chelsea).”

    “Mereka mengganggu pemanasan pemain saya dan staf saya. Jadi saya meminta mereka—mungkin tidak dengan cara yang sopan—untuk tetap berada di setengah lapangan mereka. Saya tidak di sini untuk permainan psikologis. Ini hanya soal apa yang menurut saya benar dan sopan. Semoga itu bisa dihargai, dan tim lain juga melakukan hal yang sama.”

    “Ada etika tertentu dalam sepakbola. Saya selalu berusaha sebaik mungkin untuk menghormati semua orang. Saya selalu ingin menang, tapi saya tidak pernah meminta staf saya melakukan hal-hal seperti itu. Saya tidak punya masalah dengan siapa pun di Arsenal Football Club.”

    “Manajernya luar biasa, Mikel Arteta, saya sangat menghormatinya. Hanya saja di momen itu, saya merasa rasa hormat tersebut tidak ditunjukkan kepada tim saya.”

  • Chelsea yang pasang-surut

    Chelsea bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan West Ham 3-2 di Liga Inggris akhir pekan lalu, sebelum kemudian takluk di Emirates Stadium.

    Rosenior pun mengaku memahami reaksi suporter yang sempat mencemooh timnya saat melawan West Ham, meski akhirnya membalikkan keadaan. “Harus saya akui, para suporter luar biasa di babak kedua. Saya sendiri mungkin akan mencemooh kami di babak pertama. Performa kami jauh dari standar yang seharusnya,” ujarnya.

    Pelatih anyar The Blues itu menyadari tekanan untuk mencuri hati para penggemar, dan mengakui bahwa hanya hasil yang bisa meyakinkan mereka bahwa dialah sosok yang tepat untuk memimpin Chelsea.

    Dia berkata: “Itu tanggung jawab saya. Saya berharap, seiring waktu, mereka akan berkata ini adalah keputusan terbaik yang pernah dibuat klub. Saya tidak bisa fokus pada hal lain. Mereka ingin trofi, saya juga. Enam kemenangan dari tujuh laga bukanlah awal yang buruk.”

  • Liam Rosenior Chelsea 2025-26Getty

    Selanjutnya buat Chelsea

    Chelsea akan menghadapi Wolves akhir pekan ini, dan Rosenior memastikan Cole Palmer fit untuk bermain penuh selama 90 menit. Namun, ia juga mengonfirmasi kabar buruk terkait Jamie Gittens, yang mengalami robekan hamstring.

    “Cederanya terlihat cukup panjang. Ini sangat disayangkan,” imbuh Rosenior. “Saya memang belum lama bekerja dengannya, tapi saya tahu betul perjalanan kariernya dan betapa luar biasanya dia sebagai pemain. Kehilangannya akan sangat terasa bagi kami.”

0