England v Japan - International FriendlyGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Legenda Bayern mengakui kegagalan Tuchel... dan menilai kejutan Kompany

Ada momen-momen dalam sejarah klub-klub besar di mana keputusan teknis tampak sangat masuk akal di atas kertas, namun seiring berjalannya waktu, hasil yang berbeda terungkap, setelah kenyataan berubah menjadi arah yang buruk yang sama sekali di luar dugaan.

Hal itu terjadi beberapa tahun lalu di Bayern Munich ketika Julian Nagelsmann dipecat dan Thomas Tuchel didatangkan sebagai penggantinya, sehingga para petinggi klub Bavaria itu mendapat pelajaran berharga, sementara legenda penjaga gawang Oliver Kahn mengingat keputusan yang ia dukung itu dengan jujur.

Oliver Kahn melakukan wawancara dengan surat kabar Süddeutsche Zeitung, di mana mantan direktur eksekutif Bayern Munich itu berbicara secara terbuka tentang kesalahan yang menurutnya masih membingungkannya hingga hari ini.

  • Solusi yang masuk akal?.. Kualifikasi saja tidak cukup!

    Oliver Kahn mengatakan: "Kami menganggap Tuchel sebagai pilihan yang masuk akal. Segala sesuatunya menunjukkan bahwa dia adalah orang yang tepat. Namun pada akhirnya, tidak cukup hanya melihat riwayat kariernya saja; harus ada kecocokan secara personal. Dan hal itu tidak selalu bisa direncanakan."

    Dia menegaskan: "Tuchel memiliki kualifikasi yang tidak bisa kami sangkal: dia memenangkan Liga Champions bersama Chelsea, membawa Paris Saint-Germain ke final turnamen yang sama, dan di atas itu semua, dia tinggal di Munich. Bagi kami, sepertinya semua kondisi mendukung kerja sama yang sukses."

    Baca juga: Nzaji menentukan masa depannya.. Apakah dia akan meninggalkan Al-Hilal demi Italia?

    Baca juga: Mimpi buruk dalam 5 adegan.. Bintang City menghancurkan impian Salah

    Baca juga: Pelatih Marseille mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus Akard

  • Iklan
  • Nagelsmann dipecat... dan Oliver pun mengalami hal yang sama!

    Khan dan Salih Hamidic sempat menimbulkan kehebohan besar ketika mereka memecat Nagelsmann dan menunjuk Tuchel sebagai penggantinya. Namun, apa yang terjadi selanjutnya tidak berjalan sesuai rencana mereka. Bayern memang berhasil meraih gelar Bundesliga pada musim 2022-23, tetapi hal itu terjadi berkat kegagalan Borussia Dortmund, bukan karena performa Bayern yang kuat, sementara musim 2023-24 berakhir tanpa gelar apa pun setelah tersingkir secara memalukan dari Piala Jerman oleh tim divisi ketiga, dan eliminasi mengejutkan dari Liga Champions oleh Real Madrid. Oliver Kahn sendiri tidak luput dari dampak ini dan dipecat pada Mei 2023 sebelum menyaksikan kegagalan-kegagalan Tuchel yang menyakitkan. Perjalanan Tuchel pun berakhir setelah satu tahun.

    Baca juga: Menyerah pada hatinya.. Masalah kesehatan memaksa Oscar pensiun

    Baca juga: Mengungguli Guardiola.. Flick menempati tempat di antara legenda Barcelona

    Baca juga: Kondisi Mbappé memicu kekhawatiran menjelang laga melawan Bayern

  • Kompani... Kejutan yang Sukses

    Oliver Kahn secara terbuka memuji pencapaian Vincent Kompany sebagai pengganti Tuchel, dengan mengatakan: "Di Bayern, mereka selalu mencari pelatih yang sempurna, dengan riwayat karier terbaik dan latar belakang yang paling meyakinkan. Lalu datanglah seseorang yang tidak ada dalam daftar siapa pun, dan ia menciptakan sesuatu yang luar biasa."

    Dia menambahkan: "Kompany memegang kendali tim dan memiliki visi yang jelas tentang cara bermain sepak bola."

    Baca juga: Legenda Jerman: Jika Yamal orang Italia, mereka akan mengirimnya ke divisi kedua

    Baca juga: Barcelona menemukan kunci gelar La Liga

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google