Getty Images SportCazorla mengakhiri kariernya
Cazorla secara resmi telah pensiun dari sepak bola profesional. Mantan gelandang Arsenal itu mengonfirmasi keputusannya melalui pesan yang penuh emosi di media sosial, dan menyebutnya sebagai pilihan tersulit dalam kariernya. Pemain berusia 41 tahun itu mengakhiri karier bermainnya di klub masa kecilnya, Real Oviedo, tempat perjalanan sepak bolanya dimulai. Prestasi terakhirnya adalah saat ia membantu tim asal Asturias itu kembali promosi ke La Liga, yang menjadi penutup yang pas bagi kariernya.
Cazorla mengenang perpisahan yang penuh emosi
Cazorla mengumumkan pensiunnya melalui pesan pribadi, sambil mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah mendukungnya sepanjang kariernya. Keputusannya tersebut memicu berbagai ucapan penghormatan yang merayakan baik prestasinya maupun ketangguhannya setelah berhasil mengatasi hambatan cedera serius.
"Kita sering berpikir bahwa hidup berputar dalam lingkaran hingga kita menyadari bahwa beberapa kisah sebenarnya tak pernah benar-benar berakhir. Kisah-kisah itu hanya membawa kita kembali ke awal. Seperti angka 8," kata Cazorla. "Kisah saya tidak dimulai di stadion besar atau di bawah sorotan lampu yang terang. Kisah itu dimulai di Fonciello, di lapangan biasa, dengan sebuah bola dan seorang bocah kecil yang hanya ingin bermain sepak bola. Dari sana, sedikit demi sedikit, saya menemukan jalan saya dan mengalami begitu banyak momen indah."
"Aku juga mengalami momen-momen yang tak pernah kubayangkan, tapi aku tak pernah berhenti berusaha. Pada akhirnya, aku kembali. Bukan untuk menutup sebuah bab, melainkan untuk merasakannya lagi. Untuk mengingat mengapa aku memulainya."
Karier yang dibangun atas dasar kualitas dan ketangguhan
Cazorla menjalani masa-masa sukses bersama Villarreal, Málaga, dan Arsenal, di mana ia memenangkan dua gelar Piala FA dan menjadi idola para penggemar di Stadion Emirates. Di kancah internasional, ia mencatatkan 81 penampilan untuk tim nasional dan menjadi bagian dari skuad Spanyol yang menjuarai Kejuaraan Eropa pada tahun 2008 dan 2012. Kariernya juga ditandai oleh ketangguhan. Cazorla berjuang melawan cedera Achilles yang serius yang membutuhkan 10 kali operasi dan pencangkokan kulit sebelum kembali ke sepak bola profesional, memperpanjang kariernya hingga usia 40-an meskipun sempat dikhawatirkan kariernya akan berakhir lebih awal.
Ia menambahkan: “Dan kini, ketika segalanya memudar, ketika sepatu bola digantung dan keramaian berubah menjadi keheningan, semuanya menjadi masuk akal. Karena akhir cerita itu bukan di tempat lain. Melainkan di rumah, di tempat yang sama di mana keajaiban itu dimulai. Beberapa kisah tidak pernah benar-benar berakhir. Kisah-kisah itu akan selalu bersama Anda selamanya. Seperti angka 8 (nomor punggung). Seperti tak terhingga.”
Getty Images SportWarisan yang abadi
Cazorla mengakhiri karier bermainnya setelah kembali ke Real Oviedo, klub tempat perjalanan sepak bolanya dimulai sebelum kesulitan keuangan memaksanya hengkang saat masih muda. Mengakhiri kariernya di sana menandai sebuah kisah yang kembali ke titik awal dan mewujudkan ambisi yang telah lama ia pendam.
Iklan
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami