Wonderkid Barcelona Lamine Yamal lagi-lagi mengoleksi rekor sensasional di Liga Champions, Rabu (10/12) dini hari WIB. Assist-nya untuk Jules Kounde dalam kemenangan 2-1 atas Eintracht Frankfurt menjadikannya pemain dengan keterlibatan gol terbanyak di UCL untuk usia 18 tahun atau di bawahnya, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang megabintang Real Madrid Kylian Mbappe.
Barcelona comeback bekap Frankfurt
Barcelona harus bekerja keras untuk meraih kemenangan di Camp Nou saat menjamu Eintracht Frankfurt, Rabu (10/12) dini hari WIB. Tertinggal lebih dulu lewat gol Ansgar Knauff, Blaugrana baru menemukan ritme setelah jeda. Dua gol dari Jules Kounde memastikan kemenangan tuan rumah, sementara Marcus Rashford dan Lamine Yamal masing-masing menyumbang assist untuk tim asuhan Hansi Flick.
Iklan
Getty Images Sport
Yamal pecahkan rekor UCL Mbappe
Assist Yamal untuk gol penentu Kounde membuat koleksi keterlibatan golnya di Liga Champions kini mencapai 14 (tujuh gol dan tujuh assist). Catatan itu melewati rekor Mbappe—sepuluh gol dan tiga assist—sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak sebelum menginjak usia 19 tahun sepanjang sejarah kompetisi. Yamal kemungkinan besar masih akan menambah torehannya, mengingat ia baru akan berulang tahun ke-19 pada Juli mendatang.
Yamal dilarang bermain untuk laga UCL Barcelona berikutnya
Meski tampil gemilang, Yamal tak bisa tampil di laga Liga Champions berikutnya. Kartu kuning yang ia terima melawan Frankfurt adalah yang ketiga di musim 2025/26, sehingga ia harus menjalani hukuman larangan satu pertandingan. Hansi Flick pun harus mencari solusi tanpa sang wonderkid saat Barcelona menghadapi Slavia Praha pada matchday tujuh di Januari.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Yamal terlihat kurang senang ketika ditarik keluar di menit-menit akhir kontra Eintracht Frankfurt.
Flick menjelaskan alasan di balik pergantian tersebut: “Lamine sedikit kecewa saat dia keluar, tapi dia sudah mendapat kartu kuning dan kami membutuhkan kaki yang segar. Ini adalah tiga poin yang sangat penting. Kami mengontrol permainan dalam laga yang sangat sulit. Mereka bertahan sangat dalam. Kami harus fokus dan menambah enam poin lagi."
Getty Images Sport
Target Barcelona: tutup tahun sebagai pemuncak klasemen La Liga
Barcelona kini kembali fokus ke La Liga, di mana mereka bertengger di puncak klasemen dengan keunggulan empat poin atas Real Madrid. Hanya dua laga tersisa pada tahun kalender 2025: menghadapi Osasuna pada Minggu (14/12), lalu ditutup dengan duel tandang melawan Villarreal pada 21 Desember di La Ceramica, setelah rencana memindahkan pertandingan tersebut ke Miami demi mendulang pendapatan ekstra gagal terlaksana.