Dalam wawancara bersama Clique, bintang Real Madrid itu berkata: "Setelah final Piala Dunia, ketika saya melihat Messi di tempat latihan PSG, saya masih sangat marah. Tapi dia bilang bahwa saya sudah pernah menjuarainya, dan sekarang gilirannya untuk menang."
"Saya marah banget, tapi pada akhirnya tetap respek karena dia adalah Messi. Kami mencairkan suasana dengan tertawa bersama karena kami saling bertarung. Kami menciptakan kenangan dari final itu. Saya rasa final tersebut membuat kami lebih akrab. Saya belajar banyak darinya."