Dalam situasi ini, Real Madrid mempertimbangkan sejumlah opsi untuk memudahkan kepergian beberapa pemain.
Di antara nama-nama yang mengemuka adalah Franco Mastantuono, tetapi kemungkinan peminjamannya tidak akan menyelesaikan masalah lisensi terkait pendaftaran Yan Diomande dan Rodrigo, karena ia saat ini menempati lisensi yang menjadi milik tim cadangan.
Langkah ini diambil dalam kerangka perencanaan olahraga, sebab klub tidak ingin melanjutkan situasi di mana seorang pemain yang telah sepenuhnya menyatu dengan tim utama justru terdaftar bersama Castilla.
Manajemen Valdebebas juga menilai bahwa opsi terbaik bagi perkembangan Mastantuono, setelah musim yang diwarnai keterlibatan terbatas, adalah pergi dengan status pinjaman untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain.
Beberapa klub telah menunjukkan ketertarikan untuk mendapatkan jasanya, dan River Plate termasuk salah satu tujuan yang menyambut kepulangannya, sebuah opsi yang mendapat persetujuan sang pemain. Namun, Real Madrid lebih memilih meminjamkannya ke salah satu klub Eropa agar ia dapat melanjutkan adaptasinya dengan sepak bola di Benua Biru sebelum kembali ke Stadion Santiago Bernabeu.
Adapun Camavinga, ia adalah pemain yang bisa membuka satu tempat dalam skuad tim utama, terlebih karena ia menarik minat sejumlah klub besar dalam bursa transfer saat ini.
Meski demikian, pemain internasional Prancis itu tidak berpikir untuk meninggalkan Real Madrid pada musim panas ini, yang membuat opsi tersebut praktis tersingkir untuk saat ini.
Berdasarkan hal itu, jika Real Madrid ingin merampungkan perekrutan Diomande dan Rodrigo sembari mempertahankan slot terakhir dalam skuad tim utama untuk mengantisipasi keadaan darurat, mereka harus menemukan jalan keluar tambahan bagi salah satu pemainnya dalam beberapa pekan mendatang.