Al Nassr tengah menjalani salah satu periode tersulit dalam sejarah modern mereka, akibat krisis finansial yang membayangi masa depan klub, dan bisa saja meruntuhkan seluruh proyek olahraga mereka.
Seiring dengan pembicaraan mengenai utang yang sangat besar dan sulitnya menuntaskan transfer-transfer baru, nama pemain Portugal Cristiano Ronaldo kembali mencuat ke permukaan, namun kali ini bukan karena gol-golnya atau statistiknya, melainkan karena sebuah pertanyaan yang tampak lebih berani dari sebelumnya: apakah sudah tiba waktunya baginya untuk pergi?
Terlepas dari nilai historis Ronaldo dan apa yang ia berikan di dalam lapangan, dengan tetap bertahannya ia sementara utang Al Nassr mencapai 800 juta riyal, situasinya kini menjadi bencana dalam arti kata yang sesungguhnya.





