Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
RCD Mallorca v Real Madrid CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Kembalinya Militão memunculkan pertanyaan seputar masa depan Real Madrid

Kembalinya pemain Brasil Éder Militão ke lapangan setelah absen selama 118 hari bersama Real Madrid menjadi satu-satunya titik terang pasca kekalahan Los Blancos dari Real Mallorca (2-1) pada Sabtu lalu di La Liga.

Kembalinya ini merupakan perkembangan yang sangat positif untuk sisa musim ini, karena memberikan secercah harapan di Liga Champions, menjelang pertandingan melawan Bayern Munich di perempat final Liga Champions.

Diharapkan Militão tidak akan menjadi starter besok Selasa melawan Bayern Munich, tetapi kemungkinan besar akan menjadi starter pada leg kedua pekan depan.

Dengan kehadiran pemain Brasil tersebut dan penampilan kuat yang ditunjukkan Antonio Rüdiger belakangan ini di lini belakang Los Blancos, Huisen berada dalam posisi yang sulit, menurut surat kabar Spanyol "AS".

Baca juga: Ujian yang tak boleh gagal... Arbeloa menyusun rencana pertahanan menghadapi serangan Bayern yang dahsyat


  • RCD Mallorca v Real Madrid CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Pujian dari Arbeloa

    Arbeloa memuji Militão menjelang pertandingan Real Madrid melawan Mallorca, dengan mengatakan: "Ketika dia dalam kondisi prima, dia adalah bek terbaik di dunia."

    Dia menambahkan: "Saya belum punya kesempatan untuk memainkannya, tapi kami sudah menikmati kehadirannya di Real Madrid selama bertahun-tahun. Seringkali terasa seolah-olah ada dua pemain saat Militão berada di lapangan."

    Dia melanjutkan: "Dia adalah bek yang luar biasa berkat kekuatan fisiknya, kemampuannya, kecerdasannya, dan kepemimpinannya.. Saya yakin dia akan membantu kami dan berkontribusi besar. Dia adalah pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan, menurut saya. Dan saya sangat senang dengan kembalinya dia, karena dia akan memainkan peran yang sangat penting di fase akhir musim ini, dan akan memungkinkan kami bersaing untuk segalanya."

  • Iklan
  • Pusat Militau Terjamin

    Surat kabar "AS" melaporkan bahwa Militão saat ini tetap menjadi pemain inti yang tak tergantikan di Real Madrid, dan rekan duetnya akan menjadi Rüdiger, yang lututnya pulih secara luar biasa berkat perawatan yang dijalaninya di London pada akhir Januari.

    Rüdiger berhasil bermain secara teratur, dan menjadi starter dalam enam dari tujuh pertandingan terakhir tim, serta delapan dari sepuluh pertandingan terakhir (dia ikut bermain di semuanya).

    Pemain asal Jerman ini kini lebih dekat dari sebelumnya untuk memperpanjang kontraknya, yang berakhir pada Juni, untuk satu musim lagi, mengingat apresiasi besar klub atas kontribusinya baru-baru ini dalam membantu tim.

    Semua ini menempatkan Huisen dalam posisi yang sulit, dan wajar jika kini muncul pertanyaan tentang posisinya di skuad utama.

    Baca juga: Sudah diputuskan: Madrid melepas 3 pemain... dan "syarat ketat" bagi 4 pemain lainnya untuk tetap bertahan



  • Deportivo Alaves v Real Madrid CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Huisen, salah satu transfer terpenting Real Madrid

    Huisen merupakan salah satu rekrutan utama Real Madrid musim panas lalu. Klub asal Madrid itu membayar 50 juta euro kepada Bournemouth untuk memperkuat lini pertahanan tengah, yang belakangan ini sangat terpukul akibat cedera yang dialami Militão, Alaba, dan Rüdiger.

    Real Madrid yakin dengan keputusan mereka untuk merekrut pemain internasional tersebut, namun mereka juga menyadari perlunya memberikan waktu yang cukup baginya untuk beradaptasi dan terus berkembang di level tertinggi. Tampaknya ia akan bergabung dengan skuad pelatih De la Fuente di Piala Dunia.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Antara naik dan turun

    Huisen mengalami musim yang penuh pasang surut; awalnya sangat mengesankan, namun kekalahan 5-2 dari Atlético Madrid di Stadion Metropolitano menjadi titik balik dalam kariernya.

    Setelah itu, performanya menurun, dan kondisinya semakin memburuk akibat cedera betis, namun ia berhasil pulih dalam beberapa pertandingan terakhir, bersamaan dengan kemenangan atas Manchester City di Liga Champions.

    Kini, semakin menonjolnya Militão semakin mempersulit peluangnya untuk mendapatkan posisi starter, dan dalam laporan yang baru-baru ini diterbitkan di surat kabar "AS", banyak bek berpengalaman, seperti Manolo Sánchez, Paco Pavón, Rafael Alcorta, dan Fernando Sanz, sepakat bahwa Huisen adalah "bek yang cocok untuk sepuluh tahun atau lebih". Pertanyaannya tetap: Apakah Huisen masih menjadi pilihan yang tepat di posisi bek tengah saat ini, dengan adanya Militão dan Rudiger yang sedang berada di puncak performa mereka?