Croatia v Brazil: Quarter Final - FIFA World Cup Qatar 2022Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Kamu bukan Neymar!" - Vinicius Junior melontarkan peringatan keras terkait jersey nomor 10 Brasil

  • Bayangan gelap seorang legenda

    Meskipun telah membuktikan diri sebagai salah satu penyerang paling mematikan di level klub bersama Real Madrid, Vinicius kesulitan menampilkan performa eksplosifnya itu saat membela tim nasional Brasil. Sejak debut internasionalnya pada September 2019, pemain berusia 25 tahun ini hanya mencetak delapan gol dan tujuh assist dalam 46 penampilan — sebuah catatan yang memicu perdebatan sengit di negaranya. Dalam pertandingan persahabatan baru-baru ini melawan Prancis, sang pemain sayap mengenakan jersey nomor 10 yang prestisius, namun ketidakmampuannya untuk memengaruhi jalannya pertandingan seperti yang dilakukan Neymar yang absen telah memicu klaim bahwa beban taktis dan mental yang diembannya terlalu berat.

  • Iklan
  • FBL-FRIENDLY-BRA-FRAAFP

    Melepaskan beban

    Dalam wawancara dengan ESPN Brasil di program Resenha da Rodada, mantan bek Brasil Fabio Luciano berpendapat bahwa Selecaoharus berhenti memperlakukan Vinicius sebagai penerus langsung peran pengatur serangan Neymar agar ia dapat kembali menemukan performa terbaiknya. Luciano meyakini bahwa skema taktis saat ini sering kali membuat sang pemain sayap terisolasi dan terbebani berlebihan dibandingkan dengan sistem dukungan yang ia nikmati di Madrid.

    Luciano menyatakan: "Saya pikir tim nasional tidak bisa menempatkan dia dalam situasi seperti yang dia alami di Real Madrid untuk situasi satu lawan satu. Brasil mengoper bola seperti tim lain, tapi saat bola sampai ke Vini, banyak pemain yang mengawalnya. Itu masalah taktisnya. Hal lainnya adalah, sayangnya, ketika Neymar tidak ada, dia berpikir dia harus menjadi Neymar. Saya pikir itu beban yang sangat berat baginya, dia perlu melepaskan beban itu dari pundaknya, tim nasional perlu melepaskan beban itu dari pundaknya, katakan padanya 'kamu bukan Neymar', 'kamu tidak akan menyelesaikan ini sendirian', 'kami akan membantumu'."

  • Ketidakselarasan taktis

    Semakin banyak yang sepakat bahwa Vinicius menjadi korban penempatan peran taktis yang salah, dengan saran agar ia kembali memakai nomor punggung yang pernah ia kenakan sebelumnya untuk melepaskan diri dari beban peran sebagai pengatur serangan.

    Menanggapi beban jersey nomor 10 yang dipikul sang pemain sayap, Luciano menyatakan: “Saya benar-benar marah saat melihat Vini mengenakan jersey nomor 10. Saya pikir dia tidak bisa bermain dengan nomor 10; tidak terbayangkan bagi Vini untuk memakai nomor 10 di tim nasional karena kita akan terus membandingkannya. Dia bukan nomor 10; dia seorang winger, bukan gelandang, bukan jenius, bukan pemain yang mengandalkan kecerdasan, dia tentang kecepatan dan dribel.

    "Vini bukan Neymar; dia tidak perlu memikul tanggung jawab sebagai bintang tim nasional. Dia adalah bagian dari sebuah kolektif. Ketika kolektif itu bekerja, dia akan tampil gemilang. Jika saya boleh memberi Vini satu nasihat, jangan pilih nomor 10.”

  • Brazil v France - International FriendlyGetty Images Sport

    Uji coba di Florida

    Brasil akan menghadapi laga persahabatan yang menantang melawan Kroasia di Orlando pada Rabu, 1 April ini, di mana semua mata akan tertuju pada apakah Vinicius akan tetap mengenakan jersey nomor 10 dan mengakhiri puasa golnya di level internasional. Setelah gagal mencetak gol dalam empat penampilannya terakhir, pemain sayap ini belum mencetak gol untuk Selecao sejak kemenangan 5-0 dalam laga persahabatan melawan Korea Selatan pada Oktober tahun lalu, sehingga Carlo Ancelotti dihadapkan pada tantangan taktis besar untuk mengoptimalkan performa penyerang andalannya.