Getty ImagesJuventus cuci gudang
Juventus masih belum menemukan kembali ritme meski sudah menunjuk Luciano Spalletti sebagai pengganti Igor Tudor di awal musim. Mereka tercatat hanya mampu menang sekali dalam enam laga terakhir lintas kompetisi, dengan tiga kekalahan menyakitkan di antaranya. Usai dibantai Atalanta 3-0 di perempat-final Coppa Italia pada awal Februari, Si Nyonya Tua hanya bisa bermain imbang melawan Lazio sebelum kalah dramatis di Derby d'Italia kontra Inter Milan. Hasil terakhir menjadi bencana terparah, setelah Kenan Yildiz cs dibantai Galatasaray 5-2 di Istanbul pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions, Rabu (18/2) kemarin.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, sedikitnya enam pemain tim utama dianggap tak lagi sesuai kebutuhan Juventus. Spalletti disebut sudah cukup melihat performa mereka dalam periode sulit terakhir untuk menentukan siapa yang cocok dengan proyeknya. Menjelang bursa transfer musim panas yang krusial, keenam pemain tersebut tak lagi masuk rencana pelatih juara Serie A 2022/23 bersama Napoli itu andai ia bertahan musim depan.
AFPOpenda cerminan bobroknya Juventus
Nama Lois Openda berada di urutan teratas daftar pemain yang terancam tersingkir. Striker Belgia itu tampil jauh di bawah ekspektasi setelah dipinjam dari RB Leipzig musim panas kemarin dengan klausul wajib beli dengan nilai total €44 juta. Total, ia hanya bisa mencetak dua gol dalam 30 penampilan untuk La Vecchia Signora, dan hanya mengumpulkan 87 menit bermain dari delapan penampilan sepanjang 2026. Ia dinilai gagal meyakinkan pelatih, baik dalam latihan maupun saat diberi kesempatan.
Situasi Openda memburuk dalam lawatan tengah pekan ke Istanbul. Dengan Dusan Vlahovic dan Jonathan David absen karena cedera saat menghadapi Galatasaray, banyak yang menduga Openda akhirnya akan jadi pilihan utama. Namun Spalletti justru menurunkan gelandang Amerika Serikat Weston McKennie sebagai false 9. Keputusan itu menjadi sinyal keras bahwa posisi Openda di skuad kian terpinggirkan dan masa depannya di Turin terancam berakhir lebih cepat.
Lini belakang dirombak
Sektor pertahanan pun tak luput dari evaluasi besar-besaran setelah serangkaian penampilan buruk. Juan Cabal menjadi salah satu pemain yang kesulitan memenuhi tuntutan taktik Spalletti. Bek asal Kolombia itu tampil mengecewakan kala dibantai Galatasaray 5-2 dan diragukan memiliki kapasitas teknis untuk membangun serangan dari belakang yang menjadi fondasi sistem sang pelatih. Federico Gatti juga disebut berada dalam posisi rawan. Masuk sebagai pemain pengganti di Istanbul, bek Italia itu terlihat kurang sigap dan gagal memperbaiki lini belakang yang rapuh. Jika tetap bertahan musim depan, Gatti kemungkinan hanya akan menjadi opsi cadangan, sementara manajemen aktif mencari bek baru untuk memperkuat duet inti.
Getty ImagesHaruskah belanja kiper lagi?
Kiper Michele Di Gregorio turut menjadi sorotan setelah Juventus kebobolan 13 gol dalam empat laga terakhir. Meski bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab, kurangnya figur dominan di bawah mistar kini menjadi perhatian serius klub yang ingin kembali solid di fase krusial musim. Di luar itu, pemain muda Montenegro Vasilije Adzic hanya mendapat 300 menit bermain musim ini sementara winger Jerman Edon Zhegrova hanya 374 menit. Datang dengan ekspektasi tinggi, keduanya belum mampu menembus rotasi inti.
GOALSpalletti belum aman
Ironisnya, di tengah kesibukan menentukan siapa yang harus pergi, posisi Spalletti sendiri belum sepenuhnya aman. Kontraknya berakhir pada Juni, dan meski ia kini memegang kendali atas komposisi tim, keputusan akhir soal masa depannya tetap berada di tangan direksi. Beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan, baik bagi sang pelatih maupun para pemain yang performanya belum memenuhi ekspektasi. Gagal mengamankan trofi besar atau finis kuat di Serie A bisa memicu eksodus besar-besaran.
Iklan

