Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
cm grafica inzaghi al hilal 2026 27 16 9Getty Images / Calciomercato
Diterjemahkan oleh

Juventus, alasan Inzaghi sosok yang sempurna untuk menggantikan Spalletti

Juventus terus mendukung Luciano Spalletti, tetapi sudah mempertimbangkan sejumlah alternatif untuk masa depan. Simone Inzaghi disebut sebagai target utama, meski klub lebih memilih untuk tidak mengganti pelatih dalam waktu dekat. Jika situasinya memburuk,ada dua opsi: menunjuk Antonio Conte untuk memulai proyek baru atau mempercayakan posisi pelatih kepada Stefano Pioli untuk sementara waktu, tanpa jaminan ia akan dipertahankan.


Jika Spalletti bertahan hingga akhir musim, Inzaghi akan menjadi kandidat terfavorit untuk melatih Juventus pada masa mendatang. Menurut Gazzetta dello Sport, yang membuatnya sangat cocok adalah kemampuannya beradaptasi dengan cepat dalam berbagai situasi, keahliannya memaksimalkan potensi pemain, dan kesediaannya bekerja selaras dengan kebutuhan klub.

  • Hasil yang diraihnya bersama Lazio dan Inter menegaskan kualitasnya. Inzaghi berhasil mendapatkan kepercayaan para pemain dengan membangun skuad yang kompak dan ambisius. Ia mampu bekerja dengan pemain muda maupun pemain bintang yang sudah mapan, mengelola ruang ganti dengan wibawa, serta membela timnya secara terbuka pada masa-masa sulit.


    Deretan trofinya juga mengesankan: bersama Lazio, ia meraih satu gelar Coppa Italia dan dua Piala Super Italia, sementara bersama Inter ia memenangi satu gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan tiga Piala Super Italia. Meski mengalami sejumlah kekecewaan, seperti kekalahan di final-final Liga Champions dan gelar liga yang gagal diraih, perjalanan kariernya tetap positif. Selain meraih trofi, ia juga turut meningkatkan nilai para pemain dan klub tempatnya bekerja.


    Kemampuan meraih hasil sambil memaksimalkan sumber daya yang tersedia inilah yang bisa meyakinkan Juventus, menurut Gazzetta dello Sport. Klub tersebut perlu bangkit tanpa mengorbankan keberlanjutan finansialnya, dan Inzaghi dinilai sebagai pelatih yang mampu menyesuaikan diri dengan keterbatasan keuangan, cermat dalam urusan transfer tanpa harus menuntut investasi besar.


    Pelatih itu juga diyakini menyadari bahwa, setidaknya pada awalnya, ia harus menerima sejumlah pengorbanan di Turin dan mengutamakan perekrutan yang tepat sasaran. Namun, membawa Juventus kembali ke papan atas akan menjadi tantangan yang sangat menarik bagi kariernya: tugas yang lebih rumit dibandingkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, tetapi juga kesempatan untuk kembali membuktikan kemampuannya.


    Terakhir, setelah menghabiskan dua tahun di Arab Saudi, Inzaghi mungkin bersedia menerima gaji yang sesuai dengan kemampuan finansial Juventus, dengan kemungkinan mengandalkan bonus berdasarkan hasil. Langkah ini akan memungkinkan Juventus merekrut pelatih ambisius tanpa membebani keuangan klub secara berlebihan.



  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google