FBL-EUR-RED BULL-KLOPPAFP

Manchester United Dekati Jurgen Klopp? MU Buka Suara Usai Disebut Incar Sang Legenda Liverpool

  • Manchester United & Chelsea dekati Klopp?

    Manchester United maupun Chelsea bergerak cepat untuk menjauhkan diri dari klaim yang menyebut mereka mendekati mantan manajer Liverpool Jurgen Klopp. Manchester Evening News mengklaim bahwa pihak Setan Merah menegaskan bahwa tidak pernah ada kontak dengan Klopp terkait posisi manajer. Chelsea juga diketahui menyampaikan bantahan kepada Press Association.

  • Iklan
  • FBL-GER-BUNDESLIGA-KLOPPAFP

    Klaim mengejutkan dari perwakilan Klopp

    Kontroversi bermula dari wawancara Marc Kosicke, agen Klopp, yang membahas situasi setelah sang pelatih mengakhiri era legendarisnya di Anfield. Dalam perbincangan dengan Transfermarkt, Kosicke menggambarkan betapa derasnya minat yang datang.

    “Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jurgen bisa saja melatih timnas Amerika Serikat atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum berada di sana. Bahkan Chelsea dan Manchester United sempat melakukan pendekatan, meskipun Jurgen sudah tegas menyatakan bahwa ia tidak akan melatih klub Inggris lain,” ungkapnya.

    Kosicke juga menekankan bahwa ketertarikan terhadap Klopp tidak pernah benar-benar berhenti, terlepas dari jabatan barunya di Red Bull. “Tawaran seperti ini terus datang. Ia sangat bahagia dengan apa yang telah dicapainya. Dan menjadi salah satu dari sedikit pelatih yang hanya menangani tiga klub tanpa pernah dipecat adalah sesuatu yang istimewa. Mungkin suatu saat ia akan merasa rindu suasana ruang ganti lagi. Tapi saat ini, ia sangat, sangat menikmati perannya.”

  • klopp(C)Getty Images

    Loyalitas Klopp untuk Liverpool

    Terlepas dari benar atau tidaknya pendekatan dari Man United dan Chelsea, Klopp sebelumnya sudah menegaskan posisinya soal melatih klub Inggris lain. Hubungan emosional yang ia bangun selama sembilan tahun di Liverpool menjadi garis batas yang tidak ingin ia lewati.

    Dalam podcast Diary of a CEO, Klopp menyatakan: “Saya sudah bilang tidak akan pernah melatih tim lain di Inggris. Jadi kalaupun kembali, itu hanya untuk Liverpool. Secara teori mungkin saja. Saya mencintai pekerjaan saya sekarang, dan saya tidak merindukan melatih. Saya tetap melatih, hanya saja berbeda, bukan pemain.”

    Selain loyalitas kepada The Reds, ketegasan Klopp untuk tak melatih klub Inggris lain juga merupakan pilihan gaya hidup. Pria 58 tahun itu secara terbuka mengakui ada aspek pekerjaan pelatih yang tidak ia rindukan.

    Ia menambahkan: “Saya tidak merindukan berdiri di tengah hujan dua setengah atau tiga jam. Tidak merindukan konferensi pers tiga kali seminggu, atau 10-12 wawancara setiap pekan. Saya tidak merindukan itu. Saya tidak merasa akan berubah pikiran, tapi siapa tahu. Kami sedang membangun rumah, dan istri saya ingin ruang trofi besar. Ada satu ruangan kecil lain, dan saya bilang itu sudah cukup karena kami tahu berapa trofi yang kami punya, kami tidak akan menambah lagi. Mungkin terdengar arogan, tapi saya tahu saya bisa melatih tim sepakbola. Hanya saja saya tidak perlu melakukannya sampai hari terakhir hidup saya.”

  • Tottenham Hotspur v Liverpool - UEFA Champions League FinalGetty Images Sport

    Selanjutnya buat Klopp

    Untuk saat ini, fokus Klopp tertuju pada perannya mengawasi jaringan sepakbola Red Bull, seperti RB Leipzig, Salzburg, dan New York Red Bulls. Meski demikian, rumor terus bermunculan. Namanya bahkan sempat dikaitkan dengan kursi panas di Bernabeu sebagai calon pengganti Xabi Alonso di Real Madrid.

    Namun, Klopp nampaknya lebih menikmati fase baru dalam hidupnya, menyeimbangkan kehidupan pribadi dan tanggung jawab strategisnya, ketimbang kembali terjun langsung ke lingkungan kepelatihan dengan tekanan mahadahsyat.

0