Getty
GettyBellingham cedera saat bela Real Madrid
Jude Bellingham hanya bermain kurang dari 10 menit saat Real Madrid mengalahkan Rayo Vallecano 2-1 di La Liga, Minggu (1/2). Ia berusaha mengejar umpan panjang yang diarahkan ke sisi kanan, tetapi gagal menguasai bola karena tiba-tiba merasakan sesuatu pada ototnya.
Pemain berusia 22 tahun itu tengah berlari dalam kecepatan penuh ketika mendadak terpincang. Ia langsung memegangi bagian belakang paha kiri sebelum ambruk ke rumput. Raut wajahnya memperlihatkan rasa sakit yang luar biasa, menyadari bahwa masalah yang dialaminya bukan cedera ringan.
Meja perawatan menanti Bellingham
Tim medis segera dipanggil masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan pertama. Tak butuh waktu lama bagi sesama Kylian Mbappe untuk memberi isyarat ke bangku cadangan bahwa perlu ada pergantian pemain.
Pelatih inteirm Real Madrid Alvaro Arbeloa pun terpaksa melakukan perubahan di luar rencana, dengan Brahim Diaz masuk sebagai pengganti lebih awal. Bellingham meninggalkan lapangan sambil menarik kaus menutupi wajahnya sambil menangis, dan kembali harus bersiap menghadapi masa perawatan.
Getty Images SportAkankah Bellingham operasi lagi?
Bellingham masih harus menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan sebelum diagnosis pasti dan estimasi waktu pemulihan dapat ditentukan. Ia tentu berharap kabar baik, meski gambaran awal tampak cukup serius.
Musim 2025/26 memang sudah menjadi periode yang penuh frustrasi bagi gelandang timnas Inggris itu dari sisi kebugaran. Bellingham sempat absen di awal musim setelah menjalani operasi bahu pada musim panas 2025m tyang dilakukan sebagai upaya mengatasi keluhan jangka panjang yang terus mengganggunya.
Apakah ada pemain “tak tergantikan” di skuad Real Madrid?
Arbeloa jelas kecewa kehilangan Bellingham. Sang gelandang sebelumnya selalu dimainkan penuh bersama Thibaut Courtois, Fede Valverde, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior dalam empat laga terakhir Real Madrid.
Menjelang duel kontra Vallecano, Arbeloa sempat ditanya apakah ada pemain yang “tak tergantikan” di skuadnya. Ia menjawab: “Saya paham perdebatan dalam sepakbola, tetapi saya selalu ingin menurunkan yang terbaik di lapangan. Dan semakin banyak menit mereka tersedia untuk tim, semakin baik bagi saya. Kita melihatnya, misalnya, saat melawan Villarreal. Dua menit menjelang akhir, di masa tambahan waktu, gol Mbappe lahir dari aksi luar biasa Vinicius. Ia menusuk ke dalam, membalikkan situasi, menemukan Mbappe, lalu menghasilkan penalti."
“Mereka adalah pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja. Dan tentu, akan ada orang-orang yang bukan penggemar Real Madrid yang tidak ingin mereka berada di lapangan. Tapi saya rasa yang diinginkan fans Real Madrid adalah melihat pemain terbaik mereka selalu tersedia, selalu bermain. Lima nama yang Anda sebutkan itu… mereka bisa masuk jajaran 10 pemain terbaik dunia. Jadi mereka mendapat kepercayaan penuh saya. Dan ini bukan soal kepercayaan saya, melainkan performa merekalah yang menempatkan mereka di lapangan.”
GettyBellingham terancam absen bela Inggris di Piala Dunia?
Kabar baiknya bagi Real Madrid, Vinicius Junior berhasil memecah kebuntuan melawan Vallecano hanya beberapa menit setelah Bellingham ditarik keluar. Los Blancos pun terus berusaha menjaga jarak dengan rival abadi mereka, Barcelona, dalam persaingan gelar La Liga yang sekali lagi berlangsung ketat. Rayo menyamakan kedudukan tak lama setelah babak kedua dimulai, tapi penalti Mbappe di penghujung laga memastikan tuan rumah membungkus poin penuh.
Di level internasional, Bellingham sadar waktu semakin habis untuk membuktikan dirinya di mata pelatih Inggris, Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman itu telah menegaskan bahwa tak ada satu pun pemain yang dijamin tempatnya di skuad.
Dengan laga uji coba terakhir jelang Piala Dunia dijadwalkan berlangsung pada Maret, Bellingham mungkin harus mengandalkan reputasi serta performa masa lalu untuk memastikan tiket ke Amerika Utara,sementara para pesaing lain berpeluang menunjukkan diri sebagai kandidat serius pengisi peran No.10 bagi The Three Lions.
Iklan