Real Madrid C.F. v AS Monaco - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD7Getty Images Sport

Jelang Benfica Vs Real Madrid, Kenapa Arbeloa Minta Jude Bellingham "Berhenti Lari"?

  • Era baru beri suntikan energi ke Real Madrid

    Alvaro Arbeloa, yang menggantikan Xabi Alonso awal bulan ini, dinilai berhasil menghidupkan kembali atmosfer dan motivasi skuad dalam waktu singkat. Ia memandang Jude Bellingham sebagai sosok sentral dalam masa depan Real Madrid.

    “Jude konsisten menunjukkan kualitasnya sebagai pesepakbola. Teknik, kepemimpinan, kepribadian, dan karakternya,” ujar Arbeloa baru-baru ini. Sang pelatih juga menyoroti komitmen Bellingham di latihan yang ia sebut “luar biasa”, cerminan mental juara yang kuat.

    Namun sejak menggantikan Alonso, Arbeloa juga membuat satu catatan penting. Ia meminta Bellingham untuk sedikit lebih santai dan mengendurkan intensitasnya, baik di latihan maupun pertandingan, demi menghemat energinya dan kemungkinan memperpanjang kariernya.

  • Iklan
  • FBL-EUR-C1-REAL MADRID-PRESSERAFP

    Arbeloa: “Saya melihat seorang pemimpin”

    Berbicara kepada media, Arbeloa menjelaskan kekagumannya terhadap Bellingham: “Jude, dan saya katakan langsung di sini, bukan berarti dia mengejutkan, tapi sejak hari pertama saya melihat pemain dengan kualitas dan talenta yang istimewa. Dari dekat, itu bahkan lebih terasa."

    “Lebih dari itu, saya melihat seorang pemimpin. Suatu hari, 48 jam setelah pertandingan, saya bilang kepadanya: ‘Saya jarang mengatakan ini, tapi berhentilah berlari.’ Apa yang ia tunjukkan di latihan, komitmen dan kepemimpinannya… saya sangat bangga dengan levelnya dan memiliki pemain seperti dia.”

    "Di lapangan, dia mampu melakukan banyak hal: berlari ke ruang kosong, membaca permainan, dan memiliki tembakan yang hebat. Dia masih muda, tetapi sudah punya banyak pengalaman. Dan dia akan menjadi fondasi Real Madrid untuk bertahun-tahun yang akan datang,” tegasnya.

  • Real Madrid kembali panas usai periode sulit di bawah Alonso

    Situasi di Bernabeu sempat bergejolak setelah performa menurun di era Alonso. Namun di bawah pelatih baru, Real Madrid mulai menemukan kembali ritme mereka. Meski debut kepelatihannya berakhir pahit usai disingkirkan tim divisi dua Albacete dari Copa del Rey, Arbeloa mampu memetik serangkaian kemenangan penting yang membuat Los Blancos kini hanya terpaut satu poin dari Barcelona di puncak La Liga.

    “Kami butuh waktu, kerja keras, dan latihan,” ujar Arbeloa. “Fokus kami adalah pertandingan berikutnya. Itulah Real Madrid.”

    Para pemain disebut merespons positif pendekatan sang pelatih, yang dinilai tenang namun tegas, dengan sesi latihan intens dan kedekatan pada nilai-nilai akademi klub. Dalam konteks ini, kegigihan tanpa lelah Bellingham tetap dianggap aset penting dalam pendekatan berintensitas tinggi Real Madrid yang baru.

  • Villarreal CF v Real Madrid CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Ujian Benfica menanti Bellingham cs

    Tantangan terdekat Real Madrid adalah laga krusial Liga Champions melawan Benfica, Kamis (29/1) dini hari WIB. Pertandingan ini datang setelah kemenangan telak 6-1 atas AS Monaco di laga fase liga sebelumnya. Hasil imbang saja sudah cukup bagi Los Blancos untuk mengamankan tempat di delapan besar.

    Meski demikian, Arbeloa memperingatkan timnya agar tidak lengah. Ia menyebut Benfica sebagai lawan berbahaya yang harus dihormati. “Kami harus tampil dalam kondisi terbaik,” tegasnya, menekankan pentingnya menjaga momentum.

    Mantan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, akan berada di bangku lawan. Ia sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang tipis Benfica bertahan di kompetisi. Mourinho menggambarkan situasi timnya sebagai “membunuh atau dibunuh". Benfica saat ini terdampar di peringkat 29 dengan enam poin, terpaut dua poin dari Olympiacos yang menghuni zona lolos terakhir di peringkat 24.

0