xavi(C)Getty Images

Terungkap! Presiden Joan Laporta Beri Bocah 16 Tahun 'Kuasa' Untuk Selamatkan Karier Xavi Di Barcelona

  • Xavi sebetulnya sudah tak diinginkan Laporta
  • Para pemain komplain ke Laporta
  • Tapi Yamal diberi 'kuasa' tentukan nasib Xavi
  • APA YANG TERJADI?

    Terungkap, presiden Barcelona Joan Laporta sebetulnya sudah tak ingin timnya ditangani Xavi untuk musim depan. Namun, di balik batalnya keputusan Xavi hengkang di akhir musim, ternyata ada peran bocah 16 tahun, Lamine Yamal.

    Seperti diketahui, Xavi dipastikan akan tetap menangani Los Blaugrana musim depan setelah dirinya sempat mengumumkan mundur dari jabatannya di klub Catalans.

  • Iklan
  • Lamine Yamal Barcelona 2023-24Getty Images

    XAVI DISELAMATKAN YAMAL

    Dalam bincang-bincangnya di El Chiringuito, pakar sepakbola Spanyol Eduardo Inda membeberkan: "Ini adalah cerita yang sedikit aneh dan terasa tak nyata. Laporta memerintah bahwa Xavi harus diberitahu kalau tidak boleh melanjutkan kerjanya."

    "Xavi lalu kembali dari laga Madrid dan mengatakan dia ingin lanjut, tapi Laporta tak berkenan," ungkapnya.

    "Para petinggi klub membaca proyek Xavi dan memberi tahu dia bahwa para pemain komplain karena mereka tidak berlatih dengan baik, persiapan fisik mereka buruk. Ada tiga kartu merah diterima para pemain dan sembilan kartu kuning diterima Xavi, terlihat seperti tak profesional," lanjut Inda.

    "Xavi kemudian melakukan tindakan penyesalan pada Laporta dengan memberitahu dia bahwa klub benar. Pada akhirnya, Laporta memberitahu Xavi bahwa lantara dia telah mengakui kesalahannya, 'Lamine menghargai Anda'," urai Inda, yang mengklaim bahwa Laporta telah memberi 'kuasa' pada Yamal untuk menentukan nasib Xavi.

  • HATI LAPORTA BERTOLAK BELAKANG

    "Jadi, Xavi akan lanjut kerja di sini. Deco ingin dia bertahan dan beberapa orang di sekitar Laporta juga demikian. Tapi sebenarnya, Laporta ingin menyingkirkan Xavi," tandas Inda.

0