Crystal Palace v Chelsea - Premier LeagueGetty Images Sport

Akhirnya Terungkap, Ini Kebenaran Di Balik Gagalnya Transfer Mateta Ke AC Milan

  • Mateta batal ke AC Milan

    Jean-Philippe Mateta dikabarkan mulai merasa tak bahagia dengan situasinya di Crystal Palace. Ia bahkan dicoret dari skuad pada laga terakhir The Eagles, saat imbang 1-1 melawan Nottingham Forest di Liga Primer Inggris, Minggu (1/2).

    Menjelaskan keputusannya saat itu, bos Palace Oliver Glasner mengatakan: “Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan transfer. Saat ini dia tidak berada di kondisi yang tepat. Memainkannya tidak masuk akal. Saya harus melindungi tim dan juga melindungi dia. Itulah alasan mengapa dia tidak ikut bepergian ke Nottingham.”

    Saat itu, Mateta nampak akan menyelesaikan transfer yang diinginkannya. Palace mencapai kesepakatan awal dengan AC Milan, dan sang striker menjalani tes medis bersama Rossoneri. Namun, Milan menemukan masalah yang membuat transfer tersebut dinilai terlalu berisiko dan akhirnya membatalkannya.

  • Iklan
  • Newcastle United v Crystal Palace - Premier LeagueGetty Images Sport

    AC Milan mundur setelah temuan pada lutut kanan

    Menurut laporan BBC Sport, pihak Palace telah mengungkapkan riwayat masalah yang dialami Mateta pada lutut kanannya dalam beberapa tahun terakhir selama proses negosiasi. Sang penyerang pernah mengalami robek meniskus pada 2019 saat membela Mainz dan harus menjalani operasi, yang membuatnya menepi selama enam bulan.

    Setelah meninjau kondisi tersebut, Milan menilai bahwa jika mereka benar-benar merekrut Mateta, sang pemain perlu menjalani operasi lanjutan untuk benar-benar menyelesaikan masalah itu. Pertimbangan inilah yang semakin menguatkan keraguan Milan dan membuat mereka menarik diri dari kesepakatan.

  • Peluang Mateta ke Piala Dunia bersama Prancis terancam

    Kabar ini menjadi pukulan telak bagi Mateta. Performa impresifnya bersama Palace musim lalu membawanya meraih panggilan perdana ke timnas Prancis. Ia pun tampil cukup meyakinkan bersama Les Bleus, mencetak dua gol dari tiga penampilan. Start menjanjikan tersebut dinilai sangat membantu peluangnya masuk dalam skuad Didier Deschamps untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun kini, Mateta dihadapkan pada dilema.

    Jika memilih menjalani operasi lutut, ia akan absen selama berbulan-bulan, yang sangat menggerus peluangnya untuk menembus skuad Prancis terlebih dengan banyak penyerang jempolan yang menjadi pesaingnya. Di sisi lain, jika ia menolak operasi, Mateta berisiko hanya menjadi striker pelapis di Selhurst Park, mengingat Palace sudah menggelontorkan £48 juta, yang merupakan rekor transfer klub, untuk mendatangkan Jorgen Strand Larsen dari Wolves.

    Musim ini, Mateta telah mencetak delapan gol di Liga Inggris. Namun, hanya satu dari gol-gol tersebut yang lahir dari 10 penampilan terakhirnya di EPL, seiring performa Palace yang merosot dalam beberapa bulan terakhir. Calon penggantinya sebenarnya tak lebih baik, dengan Larsen hanya mencetak satu gol dari 22 laga liga bersama Wolves musim ini sebelum meninggalkan Molineux.

  • West Ham United v Crystal Palace - Premier LeagueGetty Images Sport

    Spekulasi berlanjut jelang potensi transfer musim panas

    Palace memang kehilangan banyak pemain kunci dalam beberapa musim terakhir. Nama-nama seperti Michael Olise, Eberechi Eze, dan Marc Guehi telah hengkang ke klub-klub mapan seperti Bayern Munich, Arsenal, dan Manchester City. The Eagles tentu berharap bisa menghindari terulangnya eksodus besar-besdaran, tetapi Mateta tampaknya menjadi salah satu pemain yang kemungkinan besar ingin pergi setelah saga Januari ini. Nottingham Forest sebelumnya disebut tertarik, sementara Juventus juga dikabarkan memantau situasinya. 

    Meski menjalani musim domestik yang mengecewakan, dengan gagal mempertahankan Piala FA setelah kalah dari klub kasta keenam Macclesfield, Palace masih memiliki peluang menutup musim dengan cerita manis. Mereka finis di posisi ke-10 klasemen Liga Konferensi dan mengamankan tiket play-off fase gugur melawan Zrinjski Mostar dari Liga Bosnia dan Herzegovina. Klub London selatan itu pun berharap bisa melaju jauh di kompetisi Eropa tersebut dan menjadikan musim ini tetap berkesan.

0