Tuan rumah Al-Ain melaju ke tahap ini setelah menang agregat 2-1 atas Nasaf di babak 16 besar sementara tim tamu unggul 3-0 atas Al Feiha di kedua leg untuk mencapai babak ini.
Juara Liga Pro UEA 14 kali, Al-Ain, ingin meraih kejayaan kontinental untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka. Sejak menjadi juara pada 2003, The Bosses baru dua kali mencapai final, yaitu pada 2005 dan 2016.
Sementara itu, Al-Nassr akan melanjutkan upaya mereka untuk meraih gelar Liga Champions AFC untuk pertama kalinya, setelah hanya sekali menjadi runner-up, pada 1995.
Setelah lolos ke babak play-off dengan kemenangan 4-2 atas Shabab Al-Ahli, Al-Nassr mencatat empat kemenangan dan dua kali seri untuk finis di puncak Grup E tanpa terkalahkan, sebelum dengan nyaman mengalahkan sesama tim Liga Pro Saudi Al Feiha di babak 16 besar.
Kini mereka akan bertandang ke Hazza bin Zayed Stadium untuk meladeni perlawanan Al-Ain.


.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)




