Keberhasilan Jadon Sancho melaju ke final Liga Champions mungkin jadi salah satu drama balas dendam terbaik di sepakbola, yang itu ditujukan pada manajer Manchester United Erik ten Hag, yang mendepaknya di pergantian tahun lalu karena dianggap pemain 'toxic' di skuad.
Seperti diketahui, musim ini Sancho total hanya bermain tiga kali dengan seragam Man United, bahkan sempat dibekukan dari tim inti dan 'dipenjara' di tim reserve, dengan dipaksa bermain bersama pemain-pemain U-18 The Red Devils. Itu semua buntut dari sikap Sancho yang tak terima terhadap kritik Erik ten Hag yang menyebutnya tak disiplin dan berlatih setengah-setengah.
Januari lalu, Sancho resmi dipulangkan ke Borussia Dortmund dengan status pemain pinjaman. Namun, hanya berjarak 18 pertandingan sejak dibuang ke klub lamanya, keadaan Sancho dan ten Hag bersama Man United polesannya benar-benar kontras. Sancho sukses melenggang ke final Liga Champions, sementara Man United tersingkir di fase grup kompetisi elite Eropa itu dan sengsara di ajang domestik dengan terancam gagal finis di spot Eropa [sekarang di peringkat delapan klasemen].