Real Madrid CF v Levante UD - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Ini tidak mudah baginya" - Kritik terhadap Kylian Mbappé ditanggapi oleh pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa

  • Harus bangkit kembali setelah kekalahan di Mallorca

    Persiapan menjelang leg pertama didominasi oleh pembicaraan mengenai peran Mbappe sebagai titik fokus strategi serangan Madrid. Pemain yang pernah menjuarai Piala Dunia itu tampil kurang meyakinkan dalam kekalahan 2-1 Madrid dari Mallorca di La Liga akhir pekan lalu, saat ia ditempatkan bersama Brahim Diaz di lini depan.

    Arbeloa mencatat: “Jelas bahwa Mbappe memiliki kualitas yang berbeda dari Brahim, jadi kami harus bermain dengan cara yang berbeda. Namun, saya sangat senang memiliki pemain-pemain luar biasa seperti ini di tim kami. Mbappe datang ke sini untuk bermain dalam pertandingan seperti ini. Kami beruntung semua pemain tersedia dan tidak memiliki skuad yang kehilangan sepuluh atau sebelas pemain.”

  • Iklan
  • MbappeGetty Images

    "Mbappe tahu betul seperti apa Madrid itu"

    Pelatih Madrid itu dengan cepat menepis kritik yang masih beredar mengenai Mbappe, sambil menyoroti ambisi sang pemain untuk membela klub raksasa Spanyol tersebut. Arbeloa berpendapat bahwa suara-suara dari luar mengabaikan tantangan pribadi yang signifikan yang dihadapi sang penyerang, seperti menangani tekanan akibat ekspektasi tinggi dari para penggemar dan media.

    Dia menambahkan: "Satu-satunya hal yang penting bagi saya adalah apa yang saya pikirkan, dan merupakan keberuntungan luar biasa memiliki pemain seperti Mbappe di tim. Saya menempatkan diri saya pada posisi para bek yang harus menghadapi Madrid. Mbappe tahu persis apa arti Real Madrid; dia selalu bermimpi bermain di sini. Tidak mudah baginya untuk bisa sampai di sini."

  • Sejarah menanti para bangsawan Eropa

    Pertandingan perempat final ini mempertemukan dua tim paling sukses di kompetisi ini, dengan Madrid dan Bayern yang secara total telah mengoleksi 557 kemenangan dan persentase kemenangan yang nyaris identik. Meskipun Los Blancos tetap tak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir mereka melawan tim asal Jerman tersebut, mereka akan menghadapi Bayern yang rata-rata mencetak 3,2 gol per pertandingan di bawah asuhan Vincent Kompany — tingkat produktivitas gol tertinggi mereka di Liga Champions sejak 1973.

    Mengenai besarnya pertarungan ini, Arbeloa menyatakan: "Madrid selalu mampu menghadapi rival-rival hebat. Bayern sedang menjalani musim yang luar biasa. Kami tahu betapa beratnya tantangan yang akan mereka berikan kepada kami di lapangan. Sejarah kami dengan Bayern selalu istimewa. Bernabeu siap menyambut malam Liga Champions yang hebat lagi."

  • Kylian Mbappe Real Madrid Harry Kane Bayern Munchen(C)Getty Images

    Bernabeu siap menyaksikan laga akbar

    Leg pertama di Madrid pada 7 April akan menjadi ujian sesungguhnya bagi perkembangan taktis Arbeloa, khususnya dalam mengawal Harry Kane, yang telah mencetak 29 gol dalam 34 pertandingan Liga Champions sejak bergabung dengan Bayern. Setelah laga pembuka di Bernabeu, nasib kedua tim akan ditentukan delapan hari kemudian di Allianz Arena, tempat rekor gemilang Madrid di babak perempat final akan diuji habis-habisan.