Hendri Susilo - Malut United 2025/26Malut United

Hendri Susilo Waspadai Kebangkitan Semen Padang, Adaptasi Laga Malam Ramadan Jadi Kunci Malut United Curi Poin

  • Tantangan Bermain Malam

    Laga pekan ke-22 Super League 2025/26 menyuguhkan pertarungan krusial antara Semen Padang dan Malut United. Pertandingan ini akan digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, pada Jumat (20/2/2026) dengan kick-off larut malam pukul 21:00 WIB atau 23:00 WIT.

    Laga ini menjadi tantangan unik bagi kedua kesebelasan karena merupakan pertandingan perdana yang dilangsungkan pada bulan suci Ramadan musim ini. Penyesuaian jadwal tanding menjadi malam hari mengharuskan para pemain melakukan adaptasi ritme biologis demi mempertahankan performa optimal di atas lapangan hijau.

  • Iklan
  • Malut United 2025/26Malut United

    Misi Berbeda di H. Agus Salim

    Malut United datang ke Padang dengan bekal dan posisi yang meyakinkan. Berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 40 poin, Laskar Kie Raha bertekad untuk membawa pulang poin penuh demi terus mengamankan persaingan di papan atas kompetisi elite tersebut.

    Di sisi lain, Semen Padang tengah berjuang mati-matian untuk keluar dari bayang-bayang degradasi. Tim asuhan Dejan Antonic tersebut saat ini masih terpuruk di urutan ke-16 dengan raihan 15 poin, sebuah situasi yang dipastikan akan membuat mereka tampil ekstra ngotot demi meraih kemenangan di hadapan para pendukung setianya sendiri.

  • Kewaspadaan Tingkat Tinggi Malut United

    Menghadapi situasi tuan rumah yang sedang terdesak, pelatih kepala Malut United Hendri Susilo menegaskan bahwa timnya tidak akan memandang sebelah mata kekuatan lawan. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap fokus dan menjaga kewaspadaan tingkat tinggi karena di fase seperti ini, setiap tim yang bertanding pasti akan mengincar poin maksimal.

    "Tak ada perbedaan melawan tim di klasemen bawah atau atas. Saya selalu mengingatkan pemain untuk selalu siap dan fokus agar dapat memenangkan pertandingan. Jika kami tidak siap dan tidak fokus bisa terpeleset lagi," tegas Hendri dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kamis (19/2).

    Terkait penyesuaian jadwal tanding di bulan puasa, pelatih berusia 60 tahun itu tidak menganggapnya sebagai halangan besar yang bisa merusak fokus. "Semua pemain dalam keadaan baik. Bertepatan dengan bulan Ramadan, mungkin ada sedikit adaptasi karena bermain malam hari. Namun, hal ini bukan menjadi kendala karena pemain kami profesional," tambahnya.

    Hal senada juga diungkapkan oleh penggawa Malut United Igor Inocencio, yang memastikan kesiapan mental dan fisik rekan-rekannya di ruang ganti. "Kami sudah melakukan persiapan dengan baik. Seperti inilah mentalitas tim saat ini dan semoga kami bisa meraih kemenangan," ujarnya penuh optimisme jelang laga tandang tersebut.

  • Dominasi Laskar Kie Raha atas Kabau Sirah

    Rekor pertemuan kedua tim sejauh ini masih memihak skuad Malut United. Dari lima kali bentrokan di berbagai level kompetisi, Laskar Kie Raha berhasil meraih dua kemenangan, sementara Kabau Sirah baru mencicipi satu kali kemenangan, dan dua laga sisanya berakhir dengan skor sama kuat.

    Pada putaran pertama musim ini, Semen Padang harus mengakui keunggulan tuan rumah Malut United dengan skor tipis 1-0 pada 26 Oktober 2025 lalu. Gol tunggal kemenangan Laskar Kie Raha saat itu dicetak oleh pemain asing mereka, Tyronne del Pino, melalui eksekusi tendangan penalti yang tenang pada menit ke-77.

  • Semangat Fair Play di Laga Krusial

    Pertandingan sengit antara Kabau Sirah dan Laskar Kie Raha ini dipastikan terbuka untuk suporter tuan rumah sesuai dengan regulasi I-League. Sementara itu, para pendukung setia Malut United tetap dapat mengawal perjuangan tim kesayangannya dari jauh melalui layanan live streaming di aplikasi Vidio.

    Di tengah tensi persaingan yang diprediksi akan berjalan cukup panas selama 90 menit, Hendri tetap menyisipkan pesan sportivitas di akhir wawancaranya. "Saya berharap pertandingan nanti dapat berjalan bagus dan fair play. Menang atau kalah dalam sepakbola itu hal biasa, namun semangat fair play harus dijunjung tinggi," pungkasnya.

0