FC Barcelona v Levante UD - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Hansi Flick menginginkan '100 pertandingan lagi' di Barcelona menjelang pencapaian tonggak sejarah, sementara pelatih tersebut menanggapi hasil undian Liga Champions Newcastle

  • Melirik masa depan Barcelona

    Flick siap memperpanjang masa tinggalnya di Barcelona saat ia mendekati angka 100 pertandingan sebagai pelatih. Menjelang laga penting La Liga melawan Villarreal, pelatih asal Jerman itu merefleksikan masa jabatannya, mengungkapkan keinginan yang mendalam untuk tetap memimpin tim. Ia menekankan kecintaannya pada peran ini, kota Barcelona, dan kebanggaannya terhadap perkembangan skuad saat ini.

    "Ini adalah kehormatan besar mencapai jumlah pertandingan ini. Melatih di sini adalah impian saya dan saya menikmati setiap hari, bersama para pemain dan suporter," katanya kepada wartawan. "Mengapa tidak bertahan untuk 100 pertandingan lagi? Saya menikmati setiap hari di sini. Cuacanya fantastis. Saya mencintai pekerjaan saya. Ini adalah kehormatan. Dan semua orang harus bangga dengan tim ini."

  • Iklan
  • FBL-ESP-LIGA-BARCELONA-LEVANTEAFP

    Ujian Liga Champions Newcastle menanti

    Pembicaraan tak terhindarkan beralih ke panggung Eropa setelah undian Liga Champions, yang mempertemukan Barcelona dengan Newcastle United dari Premier League di babak 16 besar. Meskipun menghindari tim-tim besar seperti Paris Saint-Germain menjadi kabar baik bagi sebagian penggemar, Flick segera menepis rasa puas diri. Ia menekankan bahwa setiap tim yang tersisa, termasuk calon lawan di masa depan seperti Atletico Madrid atau Tottenham, memiliki kualitas yang luar biasa.

    "Semua pertandingan penting. Saya tidak merayakan karena tidak menghadapi PSG, Anda harus menghormati lawan," tegas Flick dalam konferensi pers. "Semua orang ingin mencapai final dan Newcastle juga ingin memenangkan Liga Champions. Semua lawan sulit. Ini tidak akan mudah. Anda harus bermain di level tertinggi. Bermain melawan Atletico atau Tottenham jika kami lolos juga sangat sulit. Ini fantastis memiliki kesempatan ini, tetapi kami menghormati semua lawan kami dengan ketat."

  • Flick menatap laga melawan Villarreal

    Mengalihkan fokusnya kembali ke tugas domestik, Flick memperingatkan para pemainnya tentang ancaman yang ditimbulkan oleh Villarreal. Ia mengingat pertemuan sebelumnya sebagai kemenangan yang beruntung dan menuntut konsentrasi penuh untuk menghindari kesalahan yang tidak perlu. Manajer tersebut mendesak agar timnya tampil tanpa cela, menekankan bahwa mempertahankan posisi teratas di klasemen membutuhkan pendekatan yang gigih dan agresif dalam setiap pertandingan.

    "Jika kita menang, itu berarti satu pertandingan kurang. Bagi saya, yang penting adalah kita melakukan tugas kita," jelas Flick. "Kita ingat pertandingan terakhir di Villarreal, itu adalah kemenangan beruntung. Kita tidak boleh membuat kesalahan yang tidak perlu dan bermain dengan gaya kita." Menekankan mentalitas yang diperlukan untuk meraih gelar liga, ia memberikan arahan yang jelas: "Kita bisa memperbaiki diri, dan kita harus melakukannya. Kita harus menang, menang, dan menang."

  • FC Barcelona v Real Oviedo - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Cedera De Jong dan Disiplin

    Flick juga harus menghadapi dilema pemilihan pemain yang signifikan setelah cederayang tidak terduga menimpa gelandang kunci Frenkie de Jong. Absennya pemain internasional Belanda ini terjadi pada momen kritis, dengan tujuh pertandingan dijadwalkan sebelum jeda internasional berikutnya. Namun, pelatih Barcelona menolak menggunakan krisis cedera sebagai alasan, melainkan menantang kedalaman skuadnya untuk tampil lebih baik.

    "Cedera ini datang pada waktu yang buruk, tapi kita harus menerimanya. Pemain lain akan bermain. Saya tidak mencari alasan atau keluhan," kata Flick, tetap optimis. Selain taktik, ia juga membahas disiplin di ruang ganti, mengungkapkan bahwa beralih ke denda finansial dan mendelegasikan tanggung jawab kepada kapten tim telah sepenuhnya menghilangkan keterlambatan. "Sejak itu, tidak ada yang terlambat, jadi saya kira kami membuat keputusan yang tepat. Hal ini meredakan tekanan dan ketegangan bagi saya."

0