Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Galatasaray v Sivasspor - Turkish Super LeagueGetty Images Sport

"Menyesal Gabung Ke Sini, Baru Kali Ini Ketemu Pelatih Seburuk Ini!" - Hakim Ziyech Serang Galatasaray & Siap Cabut

  • Ziyech menyesal gabung Galatasaray
  • Sebut pelatih klub itu terburuk yang pernah ditemuinya
  • Rennes disebut-sebut siap menampung Ziyech
  • APA YANG TERJADI?

    Eks pilar Ajax dan Chelsea Hakim Ziyech tak segan-segan menyerang klubnya, Galatasaray, dan mendeklarasikan bahwa dirinya siap angkat kaki pada bursa transfer Januari mendatang.

    Ziyech menegaskan, dirinya masa bodoh dengan klub raksasa Turki itu, mau mereka juara atau mencapai prestasi apa pun.

    Untuk diketahui, Ziyech berselisih dengan manajemen Galatasaray. Dia juga mengklaim bahwa pelatih Okan Buruk memperlakukannya dengan sangat buruk.

  • Iklan
  • APA YANG DIKATAKAN?

    "Galatasaray, sudah berakhir bagi saya," tegas Ziyech.

    "Saya bilang ke mereka bahwa saya akan pergi Januari. Mereka tidak bertanya lagi pada saya apa pun. Saya melakukan apa yang saya inginkan," sambung Ziyech.

  • KECAM PELATIH GALATASARAY

    "Saya tidak pernah melihat pelatih seburuk Okan Buruk. Apakah Galatasaray bisa menjuarai liga? Bodo amat. Tinggalkan saya sendiri, tak peduli apa yang terjadi. Menyesal rasanya gabung ke sini," serunya.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • RENNES SIAP MENAMPUNG

    Kebetulan, klub Ligue 1 Rennes dikabarkan siap menampung pemain internasional Maroko tersebut. Mereka berencana menyelamatkan karier sang winger pada pergantian tahun nanti.

    "Seharusnya saya pergi sejak awal musim. Akan tetapi, Galatasaray tidak menginginkannya. Saya akan angkat kaki Januari," tandas Ziyech.