Bintang Chelsea dan Inggris Cole Palmer terlibat dalam sengketa hukum dengan kebun anggur Prancis, Chateau Palmer, terkait merek dagang namanya. Palmer dilaporkan ingin mematenkan selebrasi golnya yang terkenal "ice cold" dengan nama "Cold Palmer", tetapi aplikasi pemain internasional Inggris tersebut kini menghadapi tantangan hukum dari sebuah kilang anggur yang berbasis di Bordeaux, Prancis.
Palmer terlibat dalam pertarungan hukum dengan kebun anggur
Palmer ingin mendaftarkan merek dagang atas namanya
Chelsea menghadapi West Ham pada hari Jumat
Follow GOAL on WhatsApp! 🟢📱
APA YANG TERJADI?
Dengan mendaftarkan merek dagang namanya, Palmer berharap dapat menggunakan julukan tersebut untuk berbagai produk mulai dari perlengkapan mandi hingga pakaian, sementara pengajuan mereknya juga meminta perlindungan hukum untuk memasarkan anggur. Dokumen Palmer, menurut The Sun, berbunyi: "Minuman beralkohol; minuman buah beralkohol; minuman beralkohol pra-campur; anggur; spirit; minuman keras; minuman energi beralkohol; minuman rendah alkohol; tidak satu pun dari yang disebutkan di atas termasuk anggur yang sesuai dengan spesifikasi PDO Champagne."
Iklan
Getty Images Sport
GAMBARAN BESAR
Pengajuan hukum Palmer telah jadi alarm bagi kebun anggur Prancis, yang kini menantang aplikasi tersebut. Pengacara di Kantor Kekayaan Intelektual pemerintah sekarang akan menangani masalah ini dan memberikan keputusan tentang bentrokan tersebut setelah mendengar perwakilan dari kedua belah pihak.
TAHUKAH ANDA?
Chateau Palmer dinamai setelah seorang perwira tentara Inggris Charles Palmer, yang memperoleh perkebunan tersebut pada tahun 1814, yang saat itu bernama Chateau de Gascq.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Untuk saat ini, Palmer tetap fokus pada permainannya dan akan berusaha untuk mencetak gol pertamanya di Liga Premier sejak Januari minggu ini saat Chelsea menghadapi West Ham pada hari Jumat.