Menjelang duel melawan Oviedo, pelatih Barca Hansi Flick mengakui absennya Gavi menjadi kehilangan besar, tetapi ia menekankan ada kepastian dalam diagnosis kali ini.
"Ketika mendengar kabar seperti ini, awalnya terlihat sebagai berita buruk. Tapi bagi dia pribadi, ini justru kabar baik," ujar Flick. “Sekarang kami tahu langkah apa yang harus dilakukan. Usianya baru 21 tahun dan masih punya karier panjang ke depannya. Yang penting adalah memulihkan kondisi hingga 100 persen dan tetap kuat."
Flick menambahkan: “Dia punya hati besar, sangat emosional. Saya tak akan bilang dia rela mati demi klub ini, tapi dia benar-benar hidup untuknya. Tidak mudah bagi tim, karena dia membawa kualitas besar. Tapi kami semua akan mendukungnya agar bisa kembali ke level terbaik.”