Fulham v Liverpool - Premier LeagueGetty Images Sport

Pengakuan Offside, Kenapa Gol Florian Wirtz Tak Dianulir? Kontroversi Fulham Vs Liverpool

  • Wirtz terkejut golnya disahkan

    Gol Florian Wirtz menuai kontroversi, terutama karena proses pengecekan VAR yang berlangsung cukup lama sebelum akhirnya gol tersebut disahkan dan membuat Liverpool menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 57. Menariknya, Wirtz sendiri bahkan tidak melakukan selebrasi, karena begitu yakinnya lesakannya tersebut tidak akan disahkan.

    Playmaker yang diboyong dari Bayer Leverkusen dengan harga £116 juta itu berkata: “Saya benar-benar yakin itu offside, jadi saya bahkan tidak merayakannya. Tentu saya senang bisa mencetak gol, tapi saya lebih memilih tiga poin. Kami tahu tidak ada laga yang mudah di liga ini. Intensitas yang kami tunjukkan di babak kedua jauh lebih baik. Di babak pertama kami tidak menekan dengan baik, tapi setelah jeda performa kami meningkat.”

  • Iklan
  • Fulham v Liverpool - Premier LeagueGetty Images Sport

    Kenapa gol Wirtz disahkan?

    Usai pertandingan, legenda Liverpool Jamie Carragher tampak kebingungan dan tidak sepenuhnya memahami bagaimana mantan klubnya bisa lolos dari situasi tersebut. Ia mengatakan: “Saya tahu kadang sudut kamera bisa menipu, tapi dengan adanya titik penalti sebagai acuan, saya benar-benar tidak percaya gol itu disahkan.”

    Namun, Liga Primer Inggris memang masih menerapkan toleransi margin of error dalam sistem offside semi-otomatis mereka. Berbeda dengan Liga Champions yang menggunakan presisi hingga hitungan milimeter, VAR di EPL masih menoleransi hingga lima sentimeter, atau dengan kata lain selebar garis hijau penentu offside. Dalam kasus ini, kaki Wirtz masih berada di dalam garis hijau tersebut, sehingga masuk dalam batas toleransi VAR dan gol pun dinyatakan sah.

  • Bos Fulham bingung dengan gol Wirtz

    Pelatih Fulham Marco Silva menegaskan bahwa gol Wirtz terlihat “jelas-jelas offside”, meski ia mengakui tidak ada yang bisa dilakukan timnya. Ia juga merasa anak-anak asuhnya setidaknya pantas mengamankan satu poin.

    Silva berkata kepada Sky Sports: “Itu momen ketika kami kehilangan bola. Kami membangun banyak koneksi permainan, tapi posisi para gelandang harusnya bisa lebih berhati-hati. Nampak jelas-jelas offside, tapi garis-garis itu akhirnya mengesahkan gol. Kami sedikit terlambat bereaksi. Para pemain melakukan segalanya untuk klub ini. Jumlah pemain kami terbatas. Harrison Reed tidak selalu mendapatkan menit bermain yang ia inginkan, tapi dialah yang paling mendorong rekan-rekannya untuk terus maju. Saya sangat senang untuknya, karena jika ada yang pantas mendapatkan momen seperti itu, dialah orangnya.”

  • ENJOYED THIS STORY?

    Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

  • Fulham v Liverpool - Premier LeagueGetty Images Sport

    Selanjutnya untuk Liverpool

    Tantangan Liverpool tidak akan menjadi lebih mudah setelah ini. Mereka akan bertandang ke markas pemuncak klasemen Arsenal pada laga Liga Primer Inggris berikutnya, Jumat (9/1) dini hari WIB mendatang.

    Menanggapi hasil imbang melawan Fulham, manajer The Reds Arne Slot mengatakan: “Dalam laga tandang, mencetak dua gol seharusnya cukup untuk memenangkan pertandingan. Ini bukan pertama kalinya musim ini kami berjuang keras, merasa sudah menang, tapi kemudian kebobolan lewat sebuah tembakan luar biasa. Kami memasukkan Joe Gomez, tapi mereka mengambil sepak pojok pendek. Kami kehilangan hasil bagus. Kami punya peluang di babak pertama."

    "Kami juga mengalami situasi serupa lewat Cody Gakpo yang kemudian berujung gol bagi mereka. Dalam dunia ideal, kami ingin melihat Liverpool yang dominan dan menciptakan lebih banyak peluang. Kami mencetak dua gol, dua gol dianulir, dan satu bola membentur mistar. Lagi-lagi, itu belum cukup."

    "Para pemain sudah memberikan segalanya. Saya juga harus memikirkan ketersediaan mereka. Alexander Isak absen, dan saya harus memaksakan atau memainkan Hugo [Ekitike], pemain yang belum pernah tampil di Liga Inggris sebelumnya. Itu semua harus dikelola. Kami masih punya 11 pemain yang sangat bagus di lapangan. Ini bukan hanya terjadi pada kami, banyak tim juga tidak selalu menciptakan banyak peluang di setiap pertandingan. Memang belum sempurna, tapi setidaknya hari ini kami menciptakan lebih banyak peluang dibanding pekan lalu.”

0