Getty Images SportDiterjemahkan oleh
Enzo Maresca ungkap eksperimen taktis di balik debut menawan Floyd Samba bersama Manchester City
Perubahan taktik mengejutkan untuk bintang terbaru Manchester City
Alur produksi talenta City terus menghasilkan dampak luar biasa, dengan Samba menjadi lulusan akademi terbaru yang langsung memberi pengaruh di level senior. Pemain 17 tahun itu mencuri perhatian di Stadion Etihad, mencetak gol di masing-masing babak saat City melaju dengan kemenangan 5-0 atas Norwich. Namun, Maresca kemudian mengungkapkan bahwa penampilan tajam Samba itu datang dari posisi yang nyaris tidak pernah ia mainkan sebelumnya. Juru taktik asal Italia itu memutuskan menempatkan remaja tersebut sebagai titik fokus serangan, menggesernya dari peran-peran tradisionalnya untuk memimpin lini depan sebagai nomor sembilan.
Maresca mengungkapkan kepuasan besarnya atas bagaimana eksperimen itu berjalan di lapangan. "Saya puas bukan hanya karena dua gol itu, tetapi juga karena keseluruhan penampilannya, dia tampil bagus," kata Maresca kepada wartawan. "Dia tidak memainkan banyak pertandingan sebagai No.9, tetapi kami mencobanya di sana dalam beberapa hari terakhir. Saya bertanya kepadanya dalam tiga atau empat hari terakhir ketika saya memutuskan memainkannya sebagai nomor sembilan, saya bertanya apakah dia pernah bermain [di peran itu] dan dia bilang dia belum pernah bermain di sana sebelumnya."
Getty Images SportMenjalani transisi ke sepak bola senior
Sang manajer ingin menegaskan bahwa meski Samba terlihat natural di depan gawang, masih ada banyak perkembangan yang dibutuhkan agar pemain muda itu bisa menguasai seluk-beluk posisi tersebut. Maresca cepat meredam ekspektasi, dengan menekankan bahwa perkembangan signifikan masih dibutuhkan sebelum Samba dapat menguasai seluk-beluk posisi itu.
"Dia jelas bukan seorang nomor 9, tetapi dia bermain bagus, dia masih muda, penuh energi, dia kuat, dia bisa mencetak gol dan dia membuat beberapa keputusan bagus, beberapa umpan kepada rekan setimnya. Jadi saya senang, tetapi sekali lagi, mereka masih muda dan kami harus melangkah pelan-pelan dengan mereka," tambah Maresca.
Opsi di peran false nine
Samba bukan satu-satunya opsi lini serang yang dibahas, ketika sang manajer merefleksikan fleksibilitas taktis yang tersedia dalam skuadnya. Terlepas dari keberhasilan Samba, Maresca menyadari bahwa lawan yang berbeda membutuhkan profil yang berbeda, dengan menyebut bintang-bintang mapan yang juga bisa mengisi kekosongan saat tidak ada penyerang tradisional. Kemampuan untuk berganti antara kehadiran fisik dan "false nine" yang lebih teknis tetap menjadi landasan filosofi City di bawah staf pelatih saat ini. Fleksibilitas ini memungkinkan tim menyesuaikan rencana permainan mereka tergantung pada struktur pertahanan yang mereka hadapi.
Membahas kemungkinan lain di dalam skuad, Maresca berkata: "Saya bilang kami punya Antoine di sana, itu sedikit bergantung, tetapi dengan rencana permainan kami bisa memakai Phil dan Rayan sebagai false nine, tetapi tentu saja dia bermain malam ini, dia tampil bagus dan semoga kami bisa memberinya lebih banyak kesempatan."
Getty Images SportAllan memberi kesan pada debutnya di Etihad
Malam itu juga menjadi momen bersejarah bagi winger Brasil Allan, yang menjalani debut produktif bersama Samba. Talenta Amerika Selatan itu menyumbang satu gol dan satu assist, menunjukkan potensinya untuk beradaptasi dengan kerasnya permainan di Inggris. Maresca secara khusus senang dengan cara Allan menangani tekanan saat bermain di depan dukungan suporter tuan rumah untuk pertama kalinya.
"Saya pikir itu penampilan yang bagus. Itu tidak mudah, menit-menit pertama di sini di kandang selalu rumit. Saya pikir penting baginya untuk bermain agar bisa sedikit melihat bahwa kompetisi Inggris sedikit berbeda dengan Amerika Selatan, jadi secara keseluruhan itu bagus, dia mencetak satu gol dan satu assist. Saya pikir dia senang," kata Maresca.
Iklan
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami


