Berbagai laporan berspekulasi bahwa sang penyerang sudah benar-benar bosan dengan kehidupannya di Real Madrid.
AFPDiterjemahkan oleh
Dugaan Sensasional Pasca Cedera: Apakah Kylian Mbappe Sudah "Bosan" dengan Real Madrid?
Mbappe, yang masih terikat kontrak hingga 2029, ditarik keluar karena mengalami masalah lutut sepuluh menit menjelang akhir pertandingan saat timnya bermain imbang secara mengecewakan melawan Real Betis. Dalam ketidakhadirannya, tim Madrid kebobolan gol penyama kedudukan menjelang akhir pertandingan, sehingga peluang mereka untuk meraih gelar juara semakin menjauh. Gol yang dicetak oleh Hector Bellerin diawali oleh dugaan pelanggaran terhadap Ferland Mendy, yang kemudian membuat pelatih Alvaro Arbeloa marah, serta kesalahan yang dilakukan oleh Antonio Rüdiger.
Setelah pertandingan usai, kemarahan melanda para pendukung Real. Namun, hal itu terutama disebabkan oleh pergantian pemain asal Prancis tersebut, demikian dugaan reporter Tomas Roncero di stasiun radio Cadena SER: "Karena mereka merasa Mbappe tidak benar-benar keluar lapangan karena cedera. Orang-orang merasa dia tidak mau berjuang sepenuh hati."
Surat kabar Marca yang berbasis di Madrid bahkan melangkah lebih jauh dengan judul: "Mbappe sudah muak." Hal ini, di satu sisi, disebabkan oleh "masalah fisik yang sering dialaminya menjelang Piala Dunia." Baru pada bulan Maret lalu beredar rumor tentang kesalahan diagnosis dari departemen medis, yang bahkan memeriksa kaki Mbappe yang salah. Di sisi lain, hal ini juga disebabkan oleh "kegilaan tertentu" di balik layar. Pemain berusia 27 tahun itu semakin kesal dengan rekan setimnya yang tertentu.
Getty ImagesMbappe: Perselisihan dengan Bellingham, Vinicius, dan Arbeloa?
Konon, telah terjadi beberapa perselisihan dengan Jude Bellingham. Ia juga dikabarkan memiliki sikap yang meragukan terhadap Arbeloa dan, menurut kabar yang beredar, ia merasa tidak senang karena tim lebih memilih Vinicius Junior daripada dirinya. Hubungan antara kedua bintang top ini telah lama digambarkan sebagai hubungan yang tegang.
Namun, menurut informasi dari Sky, pemain Brasil tersebut sedang berada di ambang perpanjangan kontraknya yang masih berlaku hingga 2027. Lebih dari setahun yang lalu, Vinicius telah mengumumkan secara terbuka bahwa ia akan segera menandatangani kontrak baru dengan klub papan atas Spanyol tersebut. Namun, hal itu belum terwujud hingga saat ini.
Masalah utamanya adalah hubungan yang buruk dengan pendahulu Arbeloa, Xabi Alonso, serta tuntutan gaji yang tinggi. Kini, ia bahkan dikabarkan telah membuat konsesi bahwa Mbappe akan tetap menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Real. Sebelumnya, ada laporan yang menyebutkan bahwa Vinicius sangat ingin menjadi pemain dengan gaji tertinggi di skuad Los Blancos di masa depan.
Apakah ini kabar gembira bagi Mbappé? Arbeloa tampaknya akan kembali dicadangkan
Vinicius dikabarkan merasa jauh lebih dihargai di bawah asuhan Arbeloa. Namun, tampaknya kepergian Arbeloa setelah musim yang kemungkinan besar tanpa gelar juara ini sudah hampir pasti. Kabarnya, pencarian calon penggantinya sudah dilakukan di belakang layar, yang tentunya juga disambut gembira oleh Mbappe.
Sebagai calon pelatih baru Real Madrid, nama-nama seperti pelatih timnas Prancis Didier Deschamps belakangan ini sering disebut-sebut. Deschamps akan meninggalkan timnas Prancis setelah Piala Dunia musim panas ini dan karenanya sangat mengenal Mbappe.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

