(C)Getty Images
(C)Getty Images0
(C)Getty ImagesAtletico Madrid memastikan tempat mereka di final Copa del Rey dengan penampilan yang penuh kegigihan dan ketahanan melawan Barcelona, namun masa depan pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka menjadi sorotan setelah pertandingan leg kedua. Antoine Griezmann sekali lagi menjadi arsitek kesuksesan timnya, berperan sebagai jantung taktis tim saat mereka berada di bawah tekanan besar. Namun, di balik layar, potensi kepindahan ke Amerika Utara semakin menguat, dengan spekulasi bahwa kesepakatan dengan Orlando City dapat membuatnya hengkang sebelum pertandingan final di La Cartuja bulan depan.
Pemain Prancis ini belum memenangkan trofi besar bersama klub sejak UEFA Super Cup 2018, menjadikan perjalanannya di ajang piala musim ini sebagai misi pribadi untuk meraih trofi. Namun, meskipun statusnya sebagai ikon klub, daya tarik Major League Soccer tampaknya menjadi faktor yang dapat memotong masa baktinya yang kedua di Madrid. Menurut The Athletic, Orlando berharap meyakinkan Griezmann untuk bergabung selama jendela transfer utama MLS, yang berlangsung hingga 26 Maret. Namun, laporan tersebut menambahkan bahwa pemain internasional Prancis itu kemungkinan besar tidak akan pergi sebelum jendela transfer musim panas, dan bahwa pembicaraan resmi antara Atleti dan Orlando belum terjadi.
AFPDi tengah euforia kemenangan semifinal, Simeone dengan jujur mengakui kemungkinan kehilangan pemain andalannya. Manajer Argentina yang telah lama menganggap Griezmann sebagai wakilnya yang paling dipercaya di lapangan, menolak memberikan jaminan apapun mengenai ketersediaan sang penyerang untuk final. Nada bicara Simeone campuran antara kasih sayang dan kepasrahan, mengakui bahwa keputusan sepenuhnya ada di tangan pemain sambil mengutarakan harapan yang mendalam agar dia tetap bertahan untuk satu kali lagi.
"Saya harap dia bermain di final; dia pantas mendapatkannya lebih dari siapa pun," kata Simeone, seperti dikutip oleh Marca. "Kualitas dan bakatnya akan tetap bersamanya seumur hidup. Saya sangat mencintainya dan selalu menginginkan yang terbaik untuknya, tapi saya berharap dia bisa bermain di final itu." Perasaan ini juga diungkapkan oleh kapten klub Koke, yang mengakui bahwa ruang ganti tidak tahu apa-apa. "Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Antoine," akui gelandang tersebut. "Kami semua ingin dia mengakhiri karirnya di Atletico de Madrid, tapi itu adalah keputusan yang harus dia buat."
Suasana hati di dalam skuad Atletico tampaknya menunjukkan penerimaan yang terpaksa, karena rekan setim Marcos Llorente dan Juan Musso juga memberikan tanggapan terkait dilema pribadi sang pemain Prancis. Llorente menekankan bahwa Griezmann adalah "teman dan rekan kerja yang hebat," namun skuad harus menghormati tujuan pribadi dalam hidupnya. "Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, dan kami belum menanyakannya. Dia akan memutuskan apa yang terbaik untuknya, dan kami akan mendukungnya. Yang bisa saya katakan adalah dia adalah teman yang hebat, rekan yang hebat," kata Llorente. Sementara itu, Musso menambahkan: "Antoine telah memberikan begitu banyak untuk tim, selama bertahun-tahun untuk klub... Keputusannya akan menjadi yang tepat. Ini adalah masalah pribadi yang sangat pribadi, dan sangat sulit untuk berkomentar dari luar. Apa pun yang dia lakukan, saya akan berterima kasih padanya seumur hidup. Untuk segala yang dia berikan kepada kami. Selamanya berterima kasih".
AFPJika Griezmann hengkang sebelum final, Simeone akan terpaksa merombak serangannya tanpa mesin kreatif utamanya. Manajer tersebut mungkin harus memutuskan apakah akan mengandalkan kehadiran fisik striker-striker lainnya atau mengubah formasi taktisnya untuk menggantikan kemampuan unik Griezmann dalam menghubungkan lini tengah dan lini depan. Namun, untuk saat ini, Griezmann tetap sepenuhnya berkomitmen pada Atletico, yang juga masih bersaing untuk meraih kesuksesan di Liga Champions dan finis di posisi ketiga di La Liga.