Cholo Simeone Atletico de Madrid Leganes LaLiga 20102024Getty Images

Siap Menuju Tim Yang Lagi Lawak-Lawaknya? Ini Mungkin Musim Terakhir Diego Simeone Untuk Atletico Madrid

  • 2024/25 mungkin jadi musim terakhir Simeone
  • Sudah tak betah di Atletico
  • Dikaiktan dengan klub yang lagi lawak-lawaknya
  • APA YANG TERJADI?

    Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone diklaim tak melihat masa depannya di Metropolitano lebih lama lagi alias mungkin kampanye 2024/25 adalah musim terakhirnya di klub ibu kota Spanyol.

    Menurut pandit Okdiario Eduardo Inda saat berbicara kepada El Chiringuito, Simeone mulai tak kerasan di Atletico dan ingin merasakan tantangan baru.

    Beberapa tahun lalu, nama Simeone sempat digadang-gadang bakal manajer berikutnya tim yang saat ini sedang dalam performa terjun bebas: Manchester United. Namun, sepertinya Simeone tak mengincar kursi panas di Old Trafford.

    Lantas, klub mana yang akan dituju Simeone ketika angkat kaki dari Atletico?

  • Iklan
  • APA YANG DIKATAKAN?

    "Diego Simeone terikat kontrak hingga 2027, telah diperpanjang setahun lalu. Mereka memberitahu saya ini mungkin jadi musim terakhirnya bersama Atletico," tutur Inda.

    "Mereka memberitahu saya dengan alasan dia telah melalui bertahun-tahun [di Atletico]. Mereka bilang ke saya bahwa dia mulai tidak betah. Istri dan keluarganya tidak ingin dia meninggalkan Madrid, tapi dia akan mempelajari peluang dengan melihat kepergian yang paling masuk akal: gabung tim Italia," lanjutnya.

    "Yaitu mungkin bergabung ke Inter Milan, yang dia tahu dengan sangat baik," ungkap Inda.

    "Musim panas berikutnya, kemungkinan besar perubahan kepemilikan klub disetujui dari sudut pandang bisnis. Itu mungkin bisa membuat Cholo angkat kaki pada saat itu," jelasnya.

  • TAK ADA PELATIH BERTAHAN LEBIH LAMA LAGI

    Lebih lanjut, Inda menjelaskan, sangat sulit melihat ada seorang pelatih bisa bertahan lebih lama lagi seperti yang dilakukan Simeone untuk Atletico selama 13 tahun.

    "Dia adalah pelatih hebat. Dia seorang genius di sepakbola. Namun 13 tahun, tak ada pelatih yang bertahan selama itu," pungkas Inda.

0