Beberapa hari sebelum tirai sirkuit perlombaan Ballon d'Or diturunkan, seluruh mata tertuju pada momen yang akan mengungkap identitas pemain yang meraih penghargaan terbesar atas satu tahun luar biasa penuh persaingan dan kecemerlangan.
Sementara nominasi beragam dan prediksi berbeda-beda, suara tetap menjadi tolok ukur yang menentukan perlombaan ini, serta memberi setiap kandidat kesempatan untuk menerjemahkan pencapaian individu dan kolektifnya menjadi pengakuan atas keunggulannya dibanding para pesaingnya.
Dalam upaya memetakan arah pemungutan suara di kalangan jurnalistik Arab, para editor Kooora, situs olahraga Arab nomor satu, mengadakan pemungutan suara khusus untuk memilih pemenang Ballon d'Or, dengan mengadopsi mekanisme pembagian poin yang diterapkan pada penghargaan utama tersebut.
Hasilnya memberikan gambaran yang jelas tentang peringkat para kandidat berdasarkan pilihan 15 editor, dalam sebuah perlombaan yang menunjukkan perbedaan preferensi serta kedekatan relatif pada sejumlah posisi, sebelum akhirnya sosok pemuncak tampak jelas dalam hasil akhir.



