Namun kenyataannya berjalan ke arah yang sama sekali berbeda, karena Nunez tidak berhasil menampilkan level yang dinanti para suporter, dan ia juga mengalami penurunan yang jelas dalam efektivitas menyerang, serta tidak membuktikan dirinya sebagai penyerang yang mampu membuat perbedaan dalam laga-laga besar.
Seiring berjalannya musim, keyakinan tim pelatih mulai berubah secara bertahap, hingga akhirnya ia dicoret dari daftar pemain lokal setelah hanya enam bulan, dalam sebuah keputusan yang mencerminkan besarnya kemerosotan yang dialami sang pemain, setelah sebelumnya menjadi taruhan utama sang pelatih.
Baca juga: Tak memiliki tongkat sihir: Mengapa Al Ahly menuju kesepakatan dengan Busic?
Selama masa penampilannya dengan seragam Al Hilal, Nunez tampil dalam 16 pertandingan, mencetak 6 gol dan hanya memberikan 4 assist.
Nunez melakukan 42 tembakan, 18 di antaranya tepat sasaran, dan menyia-nyiakan 8 peluang emas. Persentase konversi peluang menjadi gol hanya mencapai 15%, yang mengungkap besarnya kesulitan yang dialami sang pemuncak bersama penyerang asal Uruguay tersebut.