Ironi terbesarnya adalah Sommerville pindah ke Al Hilal setelah Piala Dunia, sehingga menjadi rekan setim Bono alih-alih menghadapinya sebagai lawan. Namun, ingatan tentang tendangan penalti itu tak kunjung hilang, setelah pemain tersebut kembali gagal mengeksekusi penalti melawan Al Feiha pada menit ke-81, dalam sebuah adegan yang mengembalikan peristiwa lama itu ke permukaan.
Meski gagal, hal itu tidak memengaruhi hasil pertandingan, setelah Al Hilal sudah memastikan kemenangan dengan skor telak 3-0, serta melanjutkan awal sempurna mereka di Liga Roshn dengan meraih kemenangan kedua secara beruntun.
Tiket pertandingan Liga Roshn Arab SaudiBeli tiketmu sekarang!
Demikianlah, tendangan penalti berubah menjadi kisah aneh di awal hubungan Sommerville dengan Al Hilal; beberapa pekan sebelumnya Bono menjadi penyebab kegagalannya mencetak gol dalam adu penalti bersama Belanda, dan hari ini kiper Maroko itu menjadi rekan setimnya dalam satu tim, sementara pemain tersebut terus gagal mengeksekusi penalti dalam sebuah adegan yang mungkin membuka pintu bagi banyak ironi seiring berjalannya musim.
Anda dapat membahas berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Terlepas dari nada pesimistis, ini tetap sekadar ironi statistik yang menarik dalam perjalanan karier Sommerville, namun terulangnya skenario ini dalam waktu singkat menjadikannya salah satu kisah paling menarik di awal musim Al Hilal, terlebih sang pelaku sendiri beralih dari menghadapi Bono menjadi mengandalkannya sebagai rekan setim dan penjaga gawang timnya.