Berita Pertandingan
Liga 1

Daftar Pelatih Liga 1 Indonesia Yang Lengser Di Musim 2022/23

06.00 WIB 27/09/22
Milomir Seslija - Arema Cronus
Beberapa klub memilih berpisah dengan pelatihnya di Liga 1 musim ini. Berikut daftar selengkapnya!

Persaingan di kompetisi Liga 1 musim 2022/23 berlangsung ketat. Tak jarang kebijakan mendepak pelatih dilakukan jika klub yang dipimpin menuai hasil buruk.

Hingga 27 September 2022, sedikitnya ada tujuh pelatih yang lengser, mundur atau diberhentikan dari tugasnya dan Goal merangkum daftarnya.

Simak!

  • 1) Robert Rene Alberts | Persib Bandung

    Kebersamaan Persib dan Robert resmi berakhir pada 10 Agustus 2022, ketika manajemen memenuhi tuntutan dari Bobotoh.

    Situasi itu terjadi tak lepas dari hasil minor Persib pada tiga pekan awal Liga 1 2022/23, dengan dua kali kalah dan satu kali imbang didapat oleh tim berjuluk Pangeran Biru.

    "Keputusan mundur dari pelatih kepala merupakan sikap yang diambil Robert. Itu diambilnya demi kebaikan bersama, khususnya Persib. Tentunya bukan hal mudah menghadapi situasi sulit, terlebih ini adalah awal musim dan secara mendadak harus menunjuk pengganti sang pelatih," tulis rilis pihak klub.

  • 2) Javier Roca | Persik Kediri

    Tenaga Javier Roca sebagai pelatih Persik Kediri pada Liga 1 2022/23 tidak lagi dipakai per 13 Agustus 2022.

    Manajemen Macan Putih sepakat untuk menyudahi kerja sama dengan sosok berusia 45 tahun tersebut.

    Berpisahnya Roca dengan Persik sudah tercium sejak beberapa hari sebelumnya.

    Bahkan, pria asal Cile itu sudah tidak mendampingi anak asuhnya saat dikalahkan Borneo FC 2-1, pada pekan keempat Liga 1 di Stadion Brawijaya, Jumat (12/8).

    Peforma buruk Persik dalam tiga pertandingan awal Liga 1 disinyalir menjadi pemicu Roca dilepas. Klub yang identik dengan warna ungu tersebut dikalahkan Persita Tangerang dan Madura United serta ditahan Bhayangkara FC.

  • 3) Jacksen F. Tiago | Persis Solo

    Kemenangan perdana Persis Solo di Liga 1 2022/23 disambut kabar mengejutkan dari Jacksen F Tiago. Sang pelatih menyatakan mundur pada 20 Agustus 2022 setelah mendapat tekanan dari suporter.

    Jacksen dituntut mundur setelah melalui empat pertandingan secara beruntun dengan kekalahan. Kemenangan 1-0 atas Bhayangkara FC, Jumat (19/8) sore WIB, pada macthday kelima tidak menghalangi niat Jacksen untuk lengser.

    Menurut Jacksen, keputusan mundur dari kursi pelatih karena dirinya mendapat masukan dari istri yang merasa tidak tahan dengan teriakan suporter Persis. Jacksen mengaku permintaan istri sulit untuk ditolak.

    “Selama di Solo saya selalu mendengar seruan “Jacksen Out, Jacksen Out”. Tapi di antara suara tersebut, hanya ada satu suara yang saya dengar, yakni suara istri saya,” ungkap Jacksen dilansir laman resmi klub.

    “Dia menyampaikan: kenapa saya masih harus bertahan di sini? Hal tersebut membuat saya menghubungi para bos, karena desakan dari istri saya adalah hal yang paling terpenting.

    “Yang jelas hari ini (kemarin) merupakan pertandingan terakhir saya. Saya masih terikat kontrak dengan Persis, saya mungkin bisa menjadi bagian dari yang lain.

    “Saya sering berdiskusi dengan coach Misha (direktur teknik Persis Misha Radovic) dan juga coach Rasiman, mungkin kami bisa menghasilkan Zanadin ataupun Althaf yang lain di kemudian hari.”

  • 4) Sergio Alexandre | PSIS Semarang

    Liga 1 menjadi kompetisi paling kejam bagi pelatih. Kali ini PSIS Semarang yang mengumumkan telah mendepak Sergio Alexandre dari jabatannya pada 24 Agustus 2022.

    Alexandre menjadi juru formasi keempat yang angkat kaki dari Liga 1 2022/23. Sebelumnya sudah ada Robert Rene Alberts, Javier Roca, dan Jacksen F Tiago.

    “Per hari ini, posisi Sergio Alexandre sebagai pelatih kepala PSIS telah resmi kami berhentikan dengan alasan hasil buruk dan permainan yang belum sesuai ekspektasi dalam enam laga awal Liga 1 musim ini,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi dikutip laman resmi klub.

    Dalam enam pertandingan yang dimainkan, PSIS meraih dua kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. Catatan tersebut terasa jelek karena Mahesa Jenar sudah menggaet sejumlah pemain bintang seperti Carlos Fortes dan Taisei Marukawa.

  • 5) Dejan Antonic | Barito Putera

    Barito Putera memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan Dejan Antonic per 25 Agustus 2022.

    Dejan pun menjadi juru formasi kelima yang angkat kaki pada Liga 1 musim ini. Sebelumnya ada Robert Alberts, Javier Roca, Sergio Alexandre, dan Jacksen F Tiago.

    Rentetan hasil buruk yang diterima Barito Putera menjadi landasan Dejan dicopot. Dalam lima pertandingan yang dimainkan, Laskar Antasari menelan empat kekalahan.

    Sementara satu pertandingan lainnya berakhir kemenangan. Barito Putera mampu mengalahkan Borneo FC dengan skor 3-1 pada Sabtu (30/7).

  • 6) Eduardo Almeida | Arema FC

    Arema FC mengambil keputusan untuk 'mengistirahatkan' Eduardo Almeida dari status sebagai pelatih kepala mereka di Liga 1 musim 2022/23 ini.

    Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh manajemen Singo Edan melalui laman resmi mereka, Senin (5/9).

    Belum ada kepastian apakah keterangan tersebut menyatakan bahwa juru latih asal Portugal itu dipecat atau tidak, namun pihak Arema sudah menunjuk Javier Roca sebagai pengganti.

  • 7) Milomir Seslija | Borneo FC

    Borneo FC mengeluarkan keputusan yang mengejutkan. Klub asal Samarinda tersebut secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Milomir Seslija sebagai pelatih.

    Padahal, penampilan Borneo di bawah asuhan Milomir pada Liga 1 2022/23 sudah oke. Ia membawa Pesut Etam menempati posisi papan atas klasemen.

    Dalam sepuluh pertandingan yang dimainkan, Borneo memetik enam kemenangan, dua imbang, dan dua kalah. Alhasil, klub yang bermarkas di Stadion Segiri itu menduduki peringkat lima dengan raihan 20 poin.

    "Kami resmi mengistirahatkan pelatih kepala Milomir Seslija untuk lanjutan kompetisi musim 2022/23," kata COO Borneo Ponaryo Astaman dikutip laman resmi klub.

    "Sementara ini kepelatihan akan diserahkan ke asisten pelatih Miftahudin Mukson dan Akhyar Ilyas dalam sesi latihan tim jelang laga lawan Madura United," Ponaryo menambahkan.