"Ketika saya tumbuh, saya mencintai Cristiano Ronaldo. Saya mencantumkan namanya di kaos yang selalu saya kenakan. Bukan kaos yang asli karena harganya mahal jadi Anda tidak membeli itu. Namun, saya memiliki kaos yang saya tempelkan angka 7 Ronaldo dengan pulpen," cerita Jackson.
"Tentu saja, saya akan berpura-pura menjadi dia, namun tentu saja sulit menyaksikan laga-laga dia karena Anda perlu bayar. Kami akan pergi ke rumah teman. Kami menonton dalam kelompok besar, tidak akan pernah dengan satu orang di rumah. Semua bersama teman, kami akan pergi ke satu rumah untuk menonton Real Madrid," kenang Jackson.