Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

correa botafogo calciomercatoGetty Images

Diterjemahkan oleh

Correa pulang kampung: Estudiantes milik Veron menyambut kembali Tucu

Joaquín Correa siap menutup lingkaran kariernya. Setelah bertahun-tahun berkarier di Eropa bersama Lazio, Inter, dan Sampdoria, penyerang Argentina itu kini tinggal selangkah lagi untuk kembali ke Estudiantes, klub yang melambungkannya ke sepak bola profesional sebelum kepindahannya ke Italia. Sebuah kepulangan dengan nilai simbolis yang kuat, yang akan membawa "Tucu" kembali ke tempat semuanya bermula.


Operasi ini kini sudah memasuki tahap akhir. Estudiantes sedang merampungkan kesepakatan dengan Botafogo untuk transfer permanen pemain kelahiran 1994 tersebut, yang setelah formalitas terakhir diselesaikan akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan klub asal La Plata itu. Keinginan sang pemain untuk pulang ke tanah air memiliki bobot penting dalam negosiasi ini, yang dipercepat dalam beberapa jam terakhir hingga akhirnya mencapai lampu hijau.


  • Dorongan Veron

    Di balik kepulangan Correa, ada terutama tekad kuat dari presiden Juan Sebastián Verón, yang juga pernah membela Lazio, Inter, dan Sampdoria (selain Parma). Mantan gelandang itu, ikon sejati Estudiantes, mendorong dengan penuh keyakinan untuk memulangkan playmaker Argentina tersebut ke klub merah-putih. Di antara keduanya juga ada ikatan personal: Verón, bahkan, pernah menjadi rekan setim Correa pada awal kariernya, turut berkontribusi pada perkembangannya di akademi dan tim utama klub.


    Peran penting juga dimainkan Alessandro Lucci, agen sang penyerang: seperti dilaporkan Gianluca Di Marzio, Lucci bekerja untuk memangkas jarak antara Estudiantes dan Botafogo, mempermudah tercapainya kesepakatan ekonomi antara kedua pihak dan memungkinkan kembalinya kliennya ke tim pujaan hatinya.


    Bagi Correa, ini adalah awal baru setelah perjalanan panjang di sepak bola Eropa. Tiba di Italia pada 2015 bersama Sampdoria, ia kemudian menanjak bersama Lazio, sebelum pindah ke Inter, tempat ia menjalani musim-musim yang diwarnai pasang surut. Kini, keputusan untuk kembali ke Estudiantes menjadi kesempatan untuk menemukan lagi kontinuitas, antusiasme, dan kehangatan publik yang pernah melihatnya melangkahkan kaki pertama di sepak bola level tertinggi.



  • Iklan

    SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google