- Palmer hijrah ke Chelsea dari Man City di musim panas 2023
- Menjelma bintang andalan The Blues
- Ungguli Bellingham bahkan Haaland usai hat-trick ke gawang Man United
GOAL/GettyStatisik GILA Cole Palmer Untuk Chelsea! Jude Bellingham & Erling Haaland Pun Lewat
APA YANG TERJADI?
Cole Palmer mencetak gol di menit ke-100 dan 101 untuk memastikan Chelsea menang dramatis 4-3 atas Manchester United, Jumat (5/4) dini hari WIB, di Stamford Bridge. The Red Devils masih memimpin pada menit 99 detik 17 - menjadikan mereka tim yang paling telat memimpin di sebuah pertandingan Liga Primer Inggris sebelum akhirnya kalah. Dengan kata lain, Palmer mencetak gol kemenangan paling telat dalam sejarah statistik EPL.
The Blues sebenarnya unggul 2-0 dalam kurun 19 menit via Conor Gallagher dan Palmer, tetapi tim tamu memaksa hasil imbang di babak pertama lewat usaha Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes. Garnacho lalu membalikkan keadaan di babak kedua, dan Setan Merah nampak akan merampas tiga poin dari London Barat dengan waktu menunjukkan 99 menit 17 detik.
Namun, Palmer menyamakan kedudukan lewat titik penalti di menit ke-100, sebelum menceploskan gol kemenangan 82 detik kemudian.
Getty ImagesNGERINYA COLE PALMER UNTUK CHELSEA
Jebolan akademi Manchester City itu menjadi bintang andalan Chelsea musim ini, dan hat-tricknya melawan MU menggenapkan kontribusi golnya di liga menjadi 24 (16 gol 8 assist) dalam 25 penampilan Liga Primer Inggris, terbanyak dibandingkan pemain U-23 mana pun di lima liga terbaik Eropa.
Ia mengungguli dua mantan rekan setimnya Erling Haaland (23, 18 gol 5 assist) dan Phil Foden (21, 14 gol 7 assist), pentolan Arsenal Bukayo Saka (21, 13 gol 8 assist), hingga megabintang Real Madrid Jude Bellingham (20, 16 gol 4 assist).
Getty ImagesPOCHETTINO PUJI PALMER
"Skill terbaik Palmer saya kira salah satunya adalah mentalitasnya. Kapasitasnya adalah menghadapi tekanan," urai Pochettino. "Dia masih muda, ini adalah musim pertama di mana dia bermain sangat konsisten. Sungguh luar biasa cara dia menghadapi tekanan."
Di mata Pochettino, Palmer belum mencapai potensi maksimalnya, atau dengan kata lain masih bisa jauh lebih hebat lagi dari level yang dia pertontonkan saat ini.
"Dia bisa menjadi pemain yang sangat hebat. Dengan performanya hari ini, mustahil untuk mengatakan dia bukan pemain top, bukan? Namun, dia masih bisa terus meningkat," pungkasnya.
SELANJUTNYA UNTUK PALMER & CHELSEA
Musim individual Palmer memang gemilang, tetapi nasib Chelsea tak banyak berubah setelah kemenangan dramatis atas Manchester United. The Blues kini bertengger di peringkat 10 Liga Primer Inggris dan tertinggal lima angka dari The Red Devils yang menghuni zona otomatis kompetisi Eropa terakhir di peringkat enam. Kendati demikian, Palmer cs masih menabung satu pertandingan dan akan menghadapi Sheffield United di Bramall Lane, Minggu (7/4).