(C)Getty ImagesSterling meninggalkan Chelsea
Chelsea memastikan telah mencapai kesepakatan dengan Raheem Sterling untuk mengakhiri kontraknya, membuka jalan bagi sang pemain mencari tantangan baru dalam kariernya.
Dalam pernyataan resmi klub, Rabu (28/1), Chelsea menulis: “Raheem Sterling hari ini telah meninggalkan Chelsea Football Club berdasarkan kesepakatan bersama, mengakhiri tiga setengah musim sebagai pemain kami setelah bergabung pada musim panas 2022 dari Manchester City."
"Kami berterima kasih atas kontribusi Raheem selama membela Chelsea dan mendoakan yang terbaik untuk langkah berikutnya dalam kariernya.”
Perpisahan ini amat kontras dengan antusiasme yang mengiringi perekrutan Sterling pada 2022. Thomas Tuchel, bos Chelsea saat itu yang kini menangani timnas Inggris, menyebut transfer tersebut sebagai prioritas utama.
“Ini adalah prioritas nomor satu dan kami sangat senang bisa mewujudkannya. Dia peningkatan besar bagi skuad kami dan persis seperti yang kami cari dari segi usia, pengalaman, dan gaya bermain,” ucap Tuchel kala itu.
"Terkait pemain yang hanya memiliki satu tahun [tersisa pada] kontrak mereka, selalu ada ruang untuk negosiasi. Kami mengejarnya. Kami berhasil meyakinkannya dengan sangat cepat. Dia yakin, dia melakukan semua yang perlu dilakukan, kami memberikan yang terbaik untuk mewujudkannya. Ini kecocokan sempurna."
"Dia memberi kami fleksibilitas, mobilitas, dan opsi menyerang di depan."
Getty Images SportSterling selamatkan diri dari 'skuad buangan'
Sterling dipinggirkan ke dalam skuad buangan alias bomb squad oleh Enzo Maresca, sebelum pelatih asal Italia itu meninggalkan Chelsea. Sterling sempat dipinjamkan ke Arsenal pada musim 2024/25, namun gagal memberi kontribusi berarti di Emirates dan kembali ke Stamford Bridge pada musim panas 2025 kemarin. Musim ini, Sterling sama sekali belum tampil dan kini akan mencari klub baru.
Manajer The Blues saat ini, Liam Rosenior, sempat memberi kabar baru soal masa depan sang winger: “Saya sudah mengatakan apa yang perlu saya katakan tentang Raheem. Dia pemain yang sangat saya hormati. Saya sangat menghormatinya sebagai pribadi dan atas apa yang telah ia capai dalam sepakbola. Sekarang bukan waktu yang tepat untuk membahas situasinya.”
Mimpi buruk Sterling
Menurut laporan The Athletic, Sterling berlatih terpisah dari tim utama Chelsea sepanjang musim, meski masih terikat kontrak raksasa dengan gaji lebih dari £300.000 per pekan. Maresca sebelumnya berbicara blak-blakan mengenai situasi tersebut.
“Ayah saya berusia 75 tahun dan selama 50 tahun ia bekerja sebagai nelayan, bekerja dari pukul dua pagi sampai pukul 10 pagi,” kata Maresca. “Ini yang menyedihkan dalam hidup – bukan seorang pemain dan cara mereka bekerja."
“Saya pernah berada di situasi Raheem dan situasi Axel [Disasi] sebagai pemain, dan tentu saja saya tahu itu bukan perasaan yang menyenangkan bagi seorang pemain karena Anda ingin berlatih dan bermain, namun karena alasan tertentu situasinya menjadi seperti ini. Saya tahu klub memberi mereka kesempatan untuk bekerja dengan cara yang benar dan ini satu-satunya yang bisa saya katakan."
“Bukan hanya di Chelsea, ini terjadi di klub mana pun di dunia, saya jamin. Italia, Spanyol, Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Brasil, klub mana pun di dunia… ketika, karena alasan apa pun, pemain dan klub tidak menemukan solusi dan Anda memberi pemain semua fasilitas untuk menjalani sesi latihan dan melakukan segalanya. Tetapi jika Anda tidak terlibat dalam skuad, maka Anda memang tidak terlibat dalam skuad.”
Menurut The Guardian, serikat pesepakbola profesional Inggris (PFA) sempat menyelidiki klaim bahwa Sterling diminta berlatih pada pukul 20.00, waktu yang dinilai jauh dari ideal, terutama bagi seorang ayah dari empat anak.
Getty Images SportSelanjutnya buat Chelsea & Sterling
Sterling kini berharap bisa segera menemukan klub baru, meski belum jelas tuntutan finansial apa yang akan ia bawa. Setelah kepergiannya dari Chelsea diumumkan, ia menulis di Instagram: “Semua mata tertuju ke masa depan. Tuhan Maha Besar.”
Iklan

