Eghbali disebut-sebut orang yang paling vokal saat itu di jajaran manajemen, meminta Pochettino didepak dari posisinya.
Meski juru taktik Argentina tersebut menjalani musim yang terbilang perlahan membaik di akhir-akhir musim, tapi Eghbali tak melihat itu sebagai sebuah kemajuan dan kekeh pada pendiriannya meminta eks Tottenham itu dipecat.
Kontras dengan Boehly. Dia pun tak kalah lantangnya meminta para petinggi klub mufakat dalam mempertahankan jasa Pochettino.
Di mata Boehly, Pochettino telah menjalankan proyeknya dengan cukup baik. Sayangnya, usaha Boehly pun kalah dan akhirnya manajemen Chelsea sepakat menunjuk Enzo Maresca.