- Casemiro ke Man United pada 2022
- Reaksi Ancelotti membuatnya ragu
- Impresif di musim debutnya, terseok-seok setelahnya
(C)GettyImages
(C)GettyImagesArticle continues below
Article continues below
Article continues below
Casemiro resmi hijrah ke Manchester United pada musim panas 2022 dan kehadirannya langsung merevitalisasi lini tengah Erik ten Hag saat itu. Namun, belum lama ini ia mengaku sempat meragukan keputusannya menanggalkan seragam Real Madrid demi Setan Merah. Berbicara kepada El Chiringuito de Jugones, Casemiro mengungkap bahwa reaksi emosional bos Madrid Carlo Ancelotti terhadap kabar kepergiannya hampir membuatnya berubah pikiran.
(C)Getty images"Cuma sekali saya meragukan keputusan saya pindah ke Manchester," kata Casemiro. "Saya berbicara dengan Ancelotti, masuk kantornya dan dia sudah tahu. Saya membuka pintu dan ketika saya berbalik [ke arahnya], Ancelotti menangis. Saya bilang padanya: 'Kamu tidak boleh menangis. Siapa pun boleh [menangis] kecuali kamu.' Dia membalas: 'Case, aku tak tahu mengapa aku menangis, tapi aku sangat menyayangimu dan tak ingin engkau pergi.' Saat itulah [saya ragu]... Saya menyadari betapa banyaknya orang yang mencintai saya di sana. Tapi saya sudah berjanji, dan kata-kata saya lebih penting dari segalanya."
GettyCasemiro merajai lini tengah bersama Madrid selama hampir satu dekade, maka tak heran kepergiannya menjadi peristiwa besar. Sejauh ini, kiprahnya untuk Man United campur-aduk; dia berperan penting membantu MU lolos ke Liga Champions dan juara Piala Liga pada 2022/23, tetapi performanya menukik tajam pada 2023/24 dan mulai muncul spekulasi bintang Brasil ini bisa hijrah ke Arab Saudi.
GettyAkhir pekan kemarin, Casemiro dikritik habis-habisan atas performanya saat The Red Devils diimbangi Bournemouth 2-2, dengna mantan kiper MU Ben Foster menilai penampilannya "memalukan". Laga tersebut adalah satu dari sekian banyak performa buruk yang mulai mempopulerkan pandangan bahwa Setan Merah harus melego gelandang Brasil itu musim panas ini.