Ancelotti tahu, pemain mana pun yang berhasil menembus daftar 30 ballon d'Or, maka itu akan memberi motivasi ekstra bagi mereka untuk terus menjadi lebih baik. Sebaliknya, mereka akan merasa demotivasi ketika kerja keras mereka tak mendapatkan apresiasi, sebagaimana yang dialami Rodrygo.
"Ini padahal jadi motivasi baginya untuk membandingkan dirinya dengan para pemain di daftar itu," sambung Ancelotti.
"Saya tidak melihat ada masalah dan dia tidak memberitahu saya bahwa dia punya masalah, sebab dia tidak pernah memberitahu akan hal tersebut," pungkasnya.